Yuk! Berjejaring dan Berkolaborasi di Conclave

Big Banner

Kamu seorang freelancer atau sedang ngelakoni bisnis start up? Gak punya atau belum punya tempat kerja yang enak? Pingin serius kerja, tapi dalam suasana nyaman yang gak formal? Nah, datang saja ke Conclave.

Istilah kerennya sih coworking space atau ruang kerja bersama, yang seiring perkembangannya kini jadi ruang bekerja bersama. Di sini ada semangat berjejaring dan berkolaborasi.

Begitu rumah123.com memasuki Conclave di Jalan Wijaya I No. 5C, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu, suasana urban kental terasa. Mulai dari gedung, ruangan, interior, perabotan, yang ternyata memang sengaja didesain bergaya urban.

Conclave yang mulai beroperasi sekitar satu setengah tahun ini mengambil gaya New York Style. Desain interiornya sengaja dibikin unfinished atau separuh jadi, sebut saja dinding yang berbata ekspos. Semua dalam ruangannya tampak unik dan terasa asyik sebagai tempat bekerja.

Tak terlihat pemandangan kaku atau apapun yang bikin kesan formal. Setiap ruang terasa cair dan nyantai. Tak ada musik gemuruh yang mungkin bukan selera setiap orang yang datang. Tak juga terdengar obrolan yang membisingkan.

Semua terlihat nyaman, tak menimbulkan kekikukan. Kalau menyimak suasana dan tatanan ruangnya, kebanyakan yang datang ke sini adalah kawula muda.

Boleh Mandi

Sebagai penyewa ruang, kamu bebas memilih bekerja di sudut manapun. Bisa di meja terbuka bersama yang lain, bisa menyendiri di meja kecil, bisa juga di sofa atau di perpustakaan, bahkan di auditorium kalau sedang tak digunakan untuk event. Boleh duduk manis atau tiduran, atau mau berdiri saja meninggikan badan juga gak jadi soal.

Ada fasilitas internet berkecepatan tinggi, alat cetak, pemindai dokumen, buku-buku rujukan terutama soal desain. Sebagaimana kantor beneran, di Conclave ada ruang kerja, ruang rapat, auditorium, perpustakaan, ruang hiburan, game, kamar mandi berpancuran (kamu gak dilarang mandi segar di sini lho).

Barang pribadimu bisa disimpan di lemari peyimpanan (locker) yang tersedia. Ada 40 kursi untuk sewa kantor tahunan, 80 kursi di coworking space, dan 120 kursi di meeting room. Waktu sewa bisa per jam, per hari, per bulan atau per tahun. Ada juga sistem keanggotaan yang menawarkan harga yang lebih irit.

Jadi, gak salah kalau kamu lagi kesulitan cari tempat kerja yang oke, maka memilih Conclave. Dulunya para penggagas dan pendiri Conclave ini bertolak dari kesulitan yang sama, yakni sulitnya mencari tempat bekerja ketika mampir di Jakarta. Kafe atau mal bisa saja sih jadi tempat kerja, tapi pastinya kurang nyaman dan aman, kan?

Rentangkan Sayap

Para pendiri Conclave yakni Akbar Maulana (25), Aditya Hadiputra (25), Marshall Utoyo (25), Yansen Kamto (33), dan Rendy Latief (26) sangat menyadari hal tersebut. Mereka sempat “ngantor” di kafe atau restoran waktu rapat kerja di Jakarta karena kantor mereka di Bandung.

Kesadaran tersebut menggerakkan mereka untuk bikin Conclave. Kondisi saat ini memang kondusif untuk menumbuhkan Conclave. Banyak bisnis rintisan (start up) yang marak bermunculan sekitar 3-4 tahun yang lalu, meski start up booming baru dua tahun belakangan ini.

Sejak sebulan beroperasi, Conclave sudah menuai untung. Kini sayap-sayapnya mulai merentang dan siap terbang ke lokasi lain di Jakarta dan Bali. Tertarik? Datanglah ke sini. Untuk berkarya, mau tunggu apa lagi.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me