REI: Tapera Bisa Jamin Ketersediaan Pasokan Rumah

Big Banner

Real Estat Indonesia (REI) menyambut baik rencana pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) menjadi undang-undang pada awal Maret 2016. REI berharap agar Tapera bisa membantu mengatasi kekurangan pasokan rumah.

”Kami usulkan tujuan Tapera lebih luas sehingga mencakup sisi pasokan, khususnya ketersediaan lahan,’’ kata Sekjen DPP REI, Hari Raharta Sudrajat, di Jakarta beberapa waktu lalu.

Menurut Hari, Tapera masih lebih menitikberatkan sisi pembiayaan primer dan sekunder perumahan belaka. Ia berharap cakupan Tapera akan semakin luas, yakni soal pasokan perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Baca juga: Lima Masukan DPR RI untuk Tapera

Hari menambahkan, perluasan ini berangkat dari pengalaman para anggota REI yang banyak mengalami kesulitan memperoleh lahan terjangkau. Terlebih ketika ingin berpartisipasi dalam program perumahan dengan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).

Lantaran itu pula, REI menyambut positif rencana pengesahan RUU Tapera menjadi UU karena dapat melakukan pengumpulan dana murah untuk jangka panjang. ’’Dengan adanya dana Tapera, maka backlog perumahan akan berkurang secara signifikan setiap tahunnya,” ucap Hari.

Baca juga: RUU Tapera Sudah Sesuai Amanat UUD 1945

Ia menjelaskan, backlog perumahan saat ini sudah sampai di atas 13,5 juta unit. Meski tidak secara langsung akan menghapus backlog, namun dana Tapera yang cukup besar ini sangat bermanfaat untuk menyediakan rumah lebih banyak untuk rakyat.

’’Kemampuan masyarakat membeli rumah masih sangat rendah. Saat ini sekitar 75,5 persen masyarakat membeli rumah dengan cara kredit atau pinjaman perbankan. Masyarakat membeli rumah dengan tunai bertahap sebesar 16,36 persen, sedangkan yang membeli secara tunai keras hanya 8,14 persen,’’ tutur Hari. (Ing/Vri)

Laporan: Andi David Sanders

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me