Metro Penthouse, Apartemen Bintang 5 di Bandung

Big Banner

Tak banyak apartemen yang memberikan beragam promo dan kelebihan, namun Margahayu Land Development menawarkan itu. Bertajuk Metro Penthouse, apartemen yang menawarkan konsep bintang 5 ini terletak di kawasan strategis kota Bandung.

Berlokasi di Jl. Soekarno-Hatta (By Pass), Bandung, beragam akses yang bakal didapat, yaitu:

– Rencana Exit Tol Gede Bage (KM 149)
– Gelora Bandung Lautan Api (untuk PON 2016, Jawa Barat)
– Rencana Shelter MRT
– Terintegrasi dengan Kereta Api Cepat

Selain itu, kabarnya ini juga akan menjadi iconic mixed use building pertama di kota Bandung yang didesain secara modern dengan beragam fungsi.

“Dengan menyinergikan antara live (apartemen), shop, supermarket, eat (cafe & resto), work (perkantoran), serta leisure (roof top with swimming pool), kami berharap akan tercipta gaya hidup modern yang praktis dan efisien,” ucap Hendi Suryanto, Sales Executive Metro Penthouse kepada Rumahku.com saat pameran Indonesia Property Expo, JCC, Jakarta (17/02).

BACA JUGA : INI 30 DAFTAR PROYEK INFRASTRUKTUR PRIORITAS NASIONAL

Berbicara mengenai pameran, pada event yang berlangsung hingga tanggal 21 Februari itu, mereka juga menawarkan promo fully furnished untuk tipe studio (28,5 m2) yang dihargai Rp 595.650.000 (104 unit).

Selain studio, ada pula tipe 2 bedrooms (43 m2 – 47 m2) sebanyak 187 unit yang dijual mulai dari Rp 800 jutaan, 3 bedrooms (62,5 m2 – 69 m2) mulai dari Rp 1,1 miliar, serta penthouse Rp 1,3 miliar hingga Rp 2 miliar.

Sejak diluncurkan pada 28 September 2014 lalu, bangunan yang berdiri di atas lahan seluas 7,918 m2 ini sudah terjual 50 persen dari total 338 unit dan akan diserahterimakan pada pertengahan 2018 mendatang.

Hendi kembali melanjutkan, rencananya akan ada penghijauan di tiap atap apartemen, komersial area di lantai 1 & 2, perkantoran di lantai 3, 5, dan 6, serta 2 kolam swimming pool (air hangat dan air dingin).

Dengan segala bentuk bangunan (eksterior & interior) berkonsep hotel bintang 5, kabarnya pelanggan cuma dikenakan Rp 15.000 per meter untuk service charge-nya.

“Jika ingin disewakan, mungkin harganya berkisar Rp 40 juta – Rp 50 juta per tahun. Karena di hotel Ibis saja rata-rata tarifnya Rp 700.000 – Rp 800.000 per hari,” tutup Hendi.

Sementara jika ingin melihat capital gain-nya, kini harga apartemen tersebut sudah naik sekitar 30 persen dari peluncuran pertama kali.

rumahku.com