IPEX 2016 Dihadiri 300.000 Pengunjung

Big Banner

Jakarta – Indonesia Property Expo (IPEX) 2016 yang dilaksanakan oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk yang berlangsung 9 hari dari tanggal 13 sampai dengan 21 Februari 2016 tercatat dihadiri oleh lebih dari 300.000 pengunjung.

“Banyaknya pengunjung yang datang ke acara pameran IPEX 2016 sebesar 300.000 menandakan bahwa kebutuhan rumah di Indonesia masih sangat tinggi dan ekonomi juga mulai bangkit,” ujar Direktur BTN, Mansyur S Nasution, dalam siaran persnya, Senin (22/2).

Menurut Mansyur, dari kunjungan masyarakat ke acara pameran tersebut banyak rumah rumah yang ditawarkan oleh pengembang terutama untuk segmen menengah masih menjadi primadona. Hal itu terlihat dari total transaksi. Dimana 55% adalah transaksi untuk rumah menengah atas. Sementara 45% sisanya transaksi untuk rumah FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan).

Indonesia Property Expo 2016 didukung oleh hampir 250 pengembang dengan lebih dari 650 proyek perumahan yang tersebar di Jabodetabek, Banten, Bandung, Sukabumi, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bali, Balikpapan, Samarinda, Kendari dan Medan. Produk yang dipamerkan meliputi rumah bersubsidi dan non subsidi, apartemen premium, ruko, rumah & apartemen menengah.

Dalam pameran tersebut, kata Mansyur,  Bank BTN memberikan kebijakan khusus untuk transaksi yang dilakukan selama masa pameran berlangsung, antara lain untuk KPR FLPP dengan suku bunga ringan 5% dan uang muka hanya 1% serta bebas biaya administrasi.

Sementara untuk KPR BTN Platinum suku bunga mulai 6,6% fixed rate 1 tahun dan suku bunga promosi dari 9,6% fixed 1 tahun, 9,9% fixed 2 tahun dan 10,6% fixed 3 tahun. Kemudia DP ringan mulai dari 5%, diskon provisi 50%, diskon premi angsuran dan one hour approval.

Mansyur menambahkan, sebagai bank dengan pangsa pasar terbesar dalam pembiayaan perumahan di Indonesia, Bank BTN akan terus melakukan terobosan untuk meningkatkan penyaluran kreditnya.

“Event Indonesia Property Expo 2016 tersebut merupakan salah satu terobosan yang dilakukan untuk menambah kucuran kredit baru. Pasar perumahan di Indonesia dengan potret transaksi selama IPEX berlangsung masih sangat terbuka lebar. Ini memberikan inspirasi kepada perseroan untuk membuat aksi lanjutan sebagai jawaban untuk memenuhi permintaan pasar yang tinggi,” tambahnya.

 

Investor Daily

Imam Muzakir/FER

Investor Daily

beritasatu.com