Belanja Imlek Warga Tiongkok Lebih dari Rp600 Triliun

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Secara makro, perekonomian negaranya memang tumbuh pelan, tapi ternyata warga Tiongkok masih berlimpah uang dan tidak pelit untuk menghabiskannya. Dan ini tercermin dari meningkatnya konsumsi warga Tiongkok tersebut selama waktu liburan Imlek lalu. Secara nasional, dalam periode libur panjang selama 40 hari itu, mereka membelanjakan uang sebanyak 312 miliar yuan atau lebih dari Rp 644 triliun. Menurut China UnionPay Co., jumlah ini lebih tinggi 31 persen dibandingkan konsumsi tahun lalu.

Tiongkok-libur imlek

Belanja sebanyak itu adalah untuk perjalanan mudik dan mencari hiburan selama libur Imlek.  Transaksi perjalanan meningkat 42 persen. Pemerintah memperkirakan ada 2,91 juta perjalanan selama periode libur tersebut. Dan ini adalah migrasi tahunan terbesar di dunia. Seperti diberitakan sebelumnya, jumlah pemudik yang membludak itu sampai-sampai menyebabkan antrian panjang di sejumlah stasiun besar. Pengelola kereta Tiongkok mencatat pada hari Minggu, satu hari menjelang hari Imlek, penumpang kereta mencapai 10,3 juta orang.

“Pasar wisata yang tumbuh dengan cepat mendorong peningkatan konsumsi. Di mana hal itu juga karena mereka menilai ekonomi sudah lebih baik, didukung cuaca yang juga baik di Tiongkok,” kata analis dari China International Capital Corp. Menurut  the National Tourism Administration, pendapatan dari sektor wisata itu naik 16 persen dibanding tahun lalu.

Tidak hanya untuk perjalanan mudik, selama libur Imlek tahun ini, warga Tiongkok punya gaya hidup konsumtif baru. Kini mereka juga suka membelanjakan uangnya untuk plesir menggunakan kapal pesiar mewah. Jumlahnya bahkan berlipat tiga kali dibandingkan tahun lalu, demikian menurut infot Ctrip.com.  Selain itu, mereka juga memilih menonton bioskop. Apalagi libur Imlek kali ini berdekatan dengan hari Valentine. Menurut lembaga riset  EntGroup Inc. yang berbasis di Beijing, penjualan tiket selama satu minggu mencapai angka 3,1 miliar yuan atau Rp6,4 triliun. Naik sampai 67,7 persen dibandingkan tahun lalu, dalam periode yang sama. Film paling popular selama musim ini adalah The Mermaid yang rilis tanggal 8 Februari 2016. Film produksi China Film Group ini disutradarai oleh Stephen Chow dan dibintangi aktirs ternama Tiongkok, seperti Deng Chao, Show Luo, Zhang Yuqi, dan Lin Yun. Begitu popularnya, bahkan pendapatannya mengalahkan pendapatan film Kung Fu Panda 3, buatan Hollywood.

Tempat wisata yang mendapat “rejeki Imlek” tahun ini adalah Festival Es tahunan di Harbin. Selama libur tahun baru itu, jumlah pengunjung tercatat naik 16 persen dari hari-hari lain. Warga Tiongkok daratan juga ramai-ramai plesir ke Makau, wilayah khusus yang terkenal sebagai pusat judi. Ini membuat pendapatan dari bisnis itu naik berlipat hampir sama dengan pendapatan dua tahun terakhirnya, yang belakangan sedang surut. Berbanding terbalik adalah jumlah kunjungan ke Hong Kong, yang jumlahnya justru merosot. Maklum, beberapa waktu terakhir ini, pemerintah wilayah khusus Hong Kong mengeluarkan banyak aturan khusus bagi warga Tiongkok Daratan.

Sumber: Bloomberg

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me