Ditunjang Aksesibilitas, Investasi di Kawasan Dadap Makin Potensial

Big Banner

Jakarta – Berkembangnya wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) telah lama diminati oleh kalangan investor dan calon pembeli. Berbagai pembangunan infrastruktur maupun kota pinggiran sudah mulai terlihat. Salah satunya adalah dibukanya akses jalan pintas Perimeter Utara sehingga menembus Jalan Raya Prancis, Dadap.

Pembukaan aksesibilitas ini dipastikan bakal semakin mempermudah mobilitas dari area Bandara menuju Tangerang. Terlebih, pengembangan Jalan Prancis menjadi salah satu jalan arteri dengan empat jalur kendaraan yang menghubungkan Pantai Indah Kapuk (PIK) I – Bandara Soekarno-Hatta – Tangerang juga menjadikan Dadap menjadi lokasi yang strategis.

“Kemudahan akses ini, dirasakan langsung oleh Grand Dadap Mall yang terletak di Jalan Raya Prancis. Dengan kemacetan yang semakin terurai di area Dadap, pengunjung mal dari hari ke hari semakin meningkat diikuti masuknya tenant-tenant baru yang menyediakan hiburan dan kuliner,” ujar General Manager Grand Dadap City, Felix Wirawan, dalam siaran persnya, di Jakarta, Selasa (23/2).

Grand Dadap City

Menurut Felix, banyaknya pengembang besar yang menanamkan inventasi di wilayah Dadap, merupakan bukti lain semakin berkembangnya kawasan ini. Mulai dari pengembang besar seperti Agung Podomoro, Sedayu Group, Salim Group, sampai pengembang yang sedang berkembang seperti Provident Development mulai menggarap proyeknya di kawasan ini.

“Kami yakin, Dadap akan menjadi area potensial dengan nilai investasi yang tinggi. Oleh karena itu kami berani berinvestasi mengembangkan superblok Grand Dadap City,” lanjut Felix.

Sebagai kawasan terpadu seluas 3,2 hektar, kata Felix, Grand Dadap City hanya berjarak 6 kilometer (km) dari bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dan 7 km dari megaproyek PIK 2.

“Potensi pengembangan bandara Soetta yang akan semakin diperluas dan dipercanggih dukungan dengan berbagai moda transportasi yang sedang dipersiapkan pemerintah antara lain LRT dan KRL bandara untuk memberikan kemudahan akses dan pengembangan kawasan sehingga menjadi daya tarik tersendiri dalam perkembangan properti di sekitar bandara khususnya Dadap,” tambah Felix.

Feriawan Hidayat/FER

BeritaSatu.com

beritasatu.com