Paramount Land Perhatikan Penjualan Properti Online

Big Banner

Kepopuleran media online tengah menjadi perhatian pihak Paramount Land. Pasalnya, pertumbuhan pengguna internet tak bisa dianggap remeh. Dari situ, mereka lalu menganggap bahwa tren online yang terus berkembang akan mendongkrak penjualan rumah via platform digital.

Bukan tanpa asalan, data dari We Are Social menunjukan bahwa pengguna internet aktif dunia mencapai 3,17 miliar, atau tumbuh sekitar 7,6 persen per tahun. Hal itu diikuti oleh Indonesia sebagai negara yang semakin melek teknologi.

Pada tahun 2011 misalnya, Indonesia mampu menempati posisi ke-4 sebagai negara pengguna internet terbanyak di Asia dengan total pengguna 39,6 juta jiwa. Angka itu pun terus bertumbuh mencapai lebih dari 15 juta per tahun (100 juta netizen di tahun 2015).

BACA JUGA : DAFTAR MEDIA YANG TERHUBUNG DENGAN RUMAHKU.COM
 

“Kita bisa melihat, sekarang arahnya makin ke online. Dari sisi ritel misalnya, komposisi online dari tahun ke tahun terus meningkat, porsinya naik terus,” ucap Ervan Adi Nugroho, President Director Paramount Land kepada Rumahku.com.

Jika tidak hadir di digital, Ervan menganggap bahwa bukan tidak mungkin jika ke depannya developer akan ketinggalan.

“Dari yang kita baca, ritel yang paling baru adalah Matahari yang ngeluarin MatahariMall. Itu revenuenya sudah di atas 10 persen dari total penjualan, padahal baru buka. Sedangkan Amazon, Alibaba, semua omzetnya sudah luar biasa,” lanjutnya.

Hanya saja untuk sekarang, budget marketing Paramount memang masih lebih besar ke broker properti (di atas 50 persen), kemudian disusul oleh advertising sekitar 25 persen. 

“Tapi saya optimis, semakin ke depan, sistem pemasaran harus bersinergi dengan online,” tutupnya.

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me