Pencakar Langit Paling Hemat Energi

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Tidak saja ketinggiannya, desain yang unik dan menarik, membuat pencakar-pencakar langit yang semakin menjamur di seantero jagat juga menjadi elemen penanda kota yang baru. Semua dibangun dengan menyematkan aneka fitur canggih, termasuk fitur yang terkait dengan kepedulian terhadap lingkungan. Terutama fitur untuk penghematan energi.

Wangjing-2

Makin maraknya pembangunan pencakar langit dalam satu abad terakhir ini mendorong Emporis, institusi swasta penyedia semua informasi terkait dengan gedung tinggi, rutin memberikan Emporis Skyscraper Awards. Penghargaan itu sudah dilaksanakan sejak tahun 2000 khusus untuk gedung pencakar langit di seluruh dunia. Gedung-gedung tersebut harus mempunyai ketinggian minimum 100 meter dan sudah siap beroperasi setahun sebelum periode penilaian. Kriteria utama penilaiannya adalah kehebatan dalam estetika dan desain yang fungsional.

Emporis Skyscraper Awards 2014 jatuh pada Wangjing SOHO. Didesain oleh tim arsitek Zaha Hadid Architects, gedung ini berlokasi di wilayah Wangjing, 12 km sebelah timur laut Beijing. Wilayah itu sudah ditetapkan oleh pemerintah Tiongkok menjadi pusat teknologi informasi dan telekomunikasi. Berupa proyek multifungsi yang terdiri atas tiga menara, dengan ketinggian berbeda, yaitu 118, 127 dan 200 meter. “Ditemani” oleh tiga gedung kategori low-rise untuk komersial, yang disebut dengan pavillions. Semuanya berdiri di atas lahan selapang  11,5 ha dan seluruh gedung mencapai luas 521.265 m2.

Wangjing-1

Desainnya yang menyerupai kurva, memberi kesan dinamis, ringan dan menyatu dengan lingkungan. Disebut-sebut mirip pegunungan, tapi ada juga yang menyebutnya serupa badan ikan. Tampilannya seperti sebentuk wadah kaca besar yang dilingkari oleh pita alumunium. Gedung ini dilengkapi dengan taman seluas 60.000 m2. Ruang-ruang kantornya terhitung sangat lapang, berkisar 1.000 – 2.000 m2, dan langit-langit di area lobby-nya setinggi 10 meter. Dengan desain yang unik dan ketinggian yang melampui gedung lainnya, membuat Wangjing SOHO menjadi tengara, selepas dari bandara menuju dalam kota.

Pada proses perancangan gedung, tim Hadid memanfaatkan sistem Building Information Modelling (BIM). Mengacu pada standar Green Building Amerika Serikat, LEED, gedung ini didesain untuk betul-betul hemat energi. Lapisan terluarnya kombinasi antara LOW-E glass dan modular high-performance glass curtain wall system. Desain demikian, membuat semua jendela di setiap lantai bisa dibuka, sehingga sirkulasi udara lebih baik dan untuk mengurangi penggunaan pendingin udara.

Gedung ini juga punya sistem pemantau energi, sistem pengolah air kotor dan chiller, pompa dan boilers yang sangat efisien. Menyadari bahwa tingkat polusi udara kota ini cukup tinggi, gedung ini juga dilengkapi dengan sistem pembersih udara. Standarnya bahkan 30 persen daripada ketentuan LED. Satu lagi, di lantai bawah tanahnya tersedia area parkir yang bisa menampung 8.256 sepeda.

Sumber: Emporis & CNBC

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me