Gerindra Dukung Pelaksanaan UU Tabungan Perumahan Rakyat

Big Banner

Jakarta – Rancangan Undang-undang tentang Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) sudah disahkan menjadi Undang-undang lewat Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, kemarin (23/2).

Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, M. Nizar Zahro, mengatakan, dengan disahkannya UU tersebut, menjadi prestasi tersendiri bagi Pemerintah dan DPR. Hal tersebut, lanjut dia, dikarenakan UU Tapera sangat ditunggu masyarakat, khususnya oleh masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di seluruh Indonesia.

“Dengan disahkannya RUU ini menjadi UU, pemerintah saat ini memiliki payung hukum untuk mewajibkan warga negara menabung sebagian dari penghasilannya, yang akan dikelola badan pengelola Tapera untuk penyediaan rumah murah dan layak,” kata Nizar Zahro, Rabu (24/2).

Dalam data BPS, jumlah kebutuhan rumah masyarakat berpenghasilan rendah mencapai 15 juta. Diprediksi, jumlah ini akan terus bertambah karena terbatasnya anggaran negara menyiapkan tempat tinggal kepada masyarakat miskin.

Menurutnya, baik Pekerja dan Pemberi Kerja (Pengusaha) sama-sama diuntungkan dengan UU Tapera, sehingga sangat terasa asas manfaatnya. Nantinya, lanjut dia, Tapera dimaksud tidak hanya ditanggung pekerja saja tetapi juga ditangung pemberi perusahaan tempatnya bekerja.

“Seperti yang kita ketahui bahwa selama ini para pekerja kita kesulitan memiliki rumah karena harganya sangat mahal. Dengan adanya dana ini, negara punya anggaran yang cukup untuk melakukan pembangunan perumahan yang layak dan berbiaya murah, akibat ada payung hukum yang telah di sahkan menjadi UU Tapera,” jelasnya.

Markus Junianto Sihaloho/FER

BeritaSatu.com

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me