Perumnas Luncurkan Rusunami Grand Sentraland Karawang

Big Banner
Peluncuran Rusunami Sentraland Karawang, Rabu (24/2)

Peluncuran Rusunami Sentraland Karawang, Rabu (24/2)

BERITA PROPERTI-Perum Perumnas mengawali program sejuta rumah untuk tahun 2016 dengan meluncurkan Rusunami Grand Sentraland di kabupaten Tangerang. Proyek ini juga merupakan rusunami pertama pada tahun ini, guna mendukung percepatan pembangunan program yang diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2015 lalu.

“Pembangunan Rusunami Grand Sentraland merupakan salah satu wujud gerak cepat Perumnas dalam melaksanakan program pemerintah, khususnya dalam penyelesaian masalah pemenuhan kebutuhan hunian. Sejak tahun 1970 an, Perumnas sudah menjadi pemain utama dan berada di garda terdepan dalam penyediaan perumahan bagi masyarakat, khususnya kelas menengah ke bawah,” ujar Direktur Utama Perumnas Himawan Arief Sugoto saat ground breaking Rusunami Grand Sentraland, Karawang, hari ini, Rabu (24/2).

Dipilihnya Karawang, kata Himawan, karena tingginya kebutuhan hunian di daerah tersebut yang merupakan salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia. Himawan menjamin, rusunami ini akan terserap pasar dengan baik karena lokasinya yang mudah diakses melalui gerbang tol Karawang Barat. Rusunami ini juga berada dekat dengan sejumlah kawasan industri seperti KIM dan KIIC. Dan yang pasti adalah harganya sangat terjangkau, mulai dari Rp 160 juta hingga Rp 300 jutaan.

Wakil Bupati Karawang H. Akhmad  Zamaksyari, S.AG menegaskan, pihaknya akan memberikan kemudahan perijinan bagi investor atau developer yang ingin berinvestasi di Karawang, sepanjang semua persyaratan sudah terpenuhi, “Kami menyambut baik segala bentuk investasi yang ingin mengembangkan usaha di Karawang,” jelasnya.

Rusunami Grand Sentraland dibangun di atas lahan seluas 3.8 ha yang terdiri dari 4 tower yang merangkum sebanyak 2.700 unit rusun. Pada tahap awal, akan dibangun sebanyak 2 tower dengan ketinggian masing-masing 20 lantai sebanyak 1.514 unit. Jumlah ini ditargetkan dapat menampung penghuni sebanyak 3.845 jiwa. Pembangunan tahap awal ini direncanakan rampung pada tahun 2017.

Di Kabupaten Karawang sendiri, Perumnas sudah berkiprah sejak tahun 1990 an dengan mengembangkan lebih dari 10.000 unit rumah di lahan seluas 200 ha. Lebih dari 40.000 jiwa sudah mendiami kawasan tersebut dan seluruhnya sudah diserahterimakan kepada pemerintah kabupaten Karawang.

“Kami sangat mengapresiasi pemerintah Kabupaten Karawang karena kemudahan dan kecepatan perizinan yang kami dapatkan. Rusunami ini merupakan salah satu contoh penting atas proses perizinan yang kurang dari 1 tahun. Kita berharap, kota-kota lain dapat mencontoh apa yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Karawang,” ungkap Himawan.

Tahun ini, Perumnas merencanakan pembangunan sebanyak 25.978 unit rusun dengan komposisi terbesar adalah rusunami sebanyak 64 tower atau setara dengan 15.000 unit hunian. Proyek-proyek itu tersebar Medan, Palembang, Bekasi, Bandung, Karawang, Makasar dan beberapa area di Jabodetabek seperti Pulo Gebang, Cengkareng dan Bekasi.

propertynbank.com