Plus Minus Pagar Besi, Tembok, dan Stainless Steel

Big Banner

Selain sebagai pembatas, pagar juga bermanfaat untuk pengaman. Selain itu, pagar pun menambahkan aspek estetika pada rumah sehingga terlihat indah dan rapi.

Terkadang, kita bingung mengaplikasikan pagar yang cocok untuk rumah. Apakah harus berbahan besi, tembok, kayu, atau stainless steel?

Sebenarnya, semua pagar tersebut bisa kamu gunakan. Terpenting adalah desainnya. Hal ini yang kerap diabaikan orang. Akibatnya, banyak rumah yang keindahannya berkurang karena pagar rumah yang asal-asalan.

Nah, kamu perlu tahu plus minus pagar berbahan besi, tembok, dan stainless steel. Dengan begitu, kamu bisa memutuskan pilihan terbaik.

Baca juga: Tepat Tempatkan Rak Sepatu

Pagar kayu memberikan kesan yang tradisional, unik, antik, dan cantik. Kelemahan pagar kayu adalah tak bisa bertahan lama dan rentan terhadap beberapa risiko cuaca.

Sedangkan pagar dari besi dengan garis horizontal akan memberikan kesan kokoh sekaligus lebih aman. Kelemahannya, besi sangat rentan kena karat apalagi jika usianya sudah tua.

Pagar dari bahan stainless steel cenderung lebih tahan lama dan tetap indah. Kelemahannya, harganya yang cukup tinggi.

Baca juga: Cara Hemat Gunakan Listrik

Sementara pagar tembok memberikan kesan yang elegan, dan permanen sehingga lebih tahan lama. Perawatannya terbilang hemat, kamu cukup mengecat ulang untuk membuatnya kembali indah. Kelemahan pagar tembok adalah memerlukan biaya lebih mahal dibanding kayu atau besi.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me