Apartemen untuk Buruh di Karawang Mulai dari Rp 167 Juta/Unit

Big Banner

Karawang -Guna memenuhi permintaan hunian layak di sekitar kawasan industri, khususnya untuk segmen buruh pabrik, Perumnas mulai membangun rumah susun sederhana milik (rusunami). Lokasinya di Kelurahan Sukaluyu, Kecamatan Teluk Jambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Direktur Utama Perumnas Himawan Arif Sugoto mengungkapkan, rusunawi berkonsep apartemen dengan nama Grand Sentraland Karawang ini, dilepas di harga yang terendah yakni Rp 167 juta per unit, dan unit paling mahal Rp 300 juta.

“Harga yang seperti yang kita tawarkan untuk MBR (masyarakat menengah bawah) di harga terendah Rp 167 juta per unit, dan paling mahal Rp 300 juta,” kata Arif ditemui di lokasi ground breaking, Karawang, Rabu (24/2/2016).

Tipe yang ditawarkan yakni tipe 18 (studio) sebanyak 378 unit, tipe 27 sebanyak 189 unit, dan tipe 36 sebanyak 113 unit. Sementara untuk tower kedua yakni tipe 18 sebanyak 488 unit, tipe 27 sebanyak 190 unit, dan tipe 36 sebanyak 131 unit.

“Penbangunan Grand Sentraland Karawang tidak lepas dari pertumbuhan kota-kota penyangga Jakarta, yang didorong pertumbuhan industri yang pesat,” ujarnya.

Arif berujar, rusunami Grand Sentraland Karawang memang dipasarkan menyasar segmen menengah bawah, khususnya kalangan buruh yang bekerja di kawasan industri di sekitar rusunami.

“Rencana tahap awal pengembangan kawasan Sentraland dimulai dari pengembangan rusunami untuk target grup masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Ragam ukuran rusunami yang ditawarkan merupakan konsep subsidi silang atas biaya konstruksi yang merupakan komposisi biaya terbesar,” jelas Arif.

(ang/ang)

finance.detik.com