Grand Sentraland Karawang Telan Investasi Rp 250 Miliar

Big Banner

Karawang – Pasar properti di kawasan Karawang, Jawa Barat, dinilai masih potensia untuk sektor kelas menengah bawah. Hal tersebut, dimanfaatkan oleh perusahaan properti plat merah Perumnas untuk mengembangkan rumah susun sederhana milik (Rusunami) Grand Sentraland Karawang yang menyasar kelas pekerja atau masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Kita tahu, Karawang ini adalah wilayah industri. Banyak perusahaan besar sektor manufakturing berdiri dikawasan ini dan tentunya membutuhkan hunian yang cukup besar,” kata Direktur Utama Perumnas Himawan Arief Sugoto, di Karawang, Rabu (24/2).

Untuk pembangunan rumah susun sederhana milik (Rusunami) Grand Sentraland Karawang ini, kata Himawan, Perum Perumnas menginvestasikan dana sebesar Rp250 miliar. Saat ini, lanjut dia, proyek tersebut sudah mulai dibangun (groundbreaking) dan ditargetkan bakal rampung di 2017.

Proyek rusunami Grand Sentraland Karawang ini, kata Himawan, dibangun diatas lahan seluas 3,8 hektare (ha) yang terdiri dari empat menara dengan kapasitas 2.700 unit hunian.

“Kami mulai membangun Rusunami buat masyarakat dan pekerja di kawasan Karawang. Investasi di Grand Sentraland Karawang sendiri sekitar Rp250 miliar,” kata Himawan.

Himawan mengatakan, pada tahap awal akan dibangun dua menara, masing-masing terdiri dari 20 lantai yang dapat menampung 1.514 unit dengan jumlah total penghuni 3.845 jiwa dan rencananya akan rampung pada 2017.

Menurut Himawan, pembangunan Rusunami Grand Sentraland Karawang tidak terlepas dari pertumbuhan kota penyangga ibu kota Jakarta yang kian pesat, seiring dengan pertumbuhan industri. Ketersediaan infrastruktur yang memadahi menjadi pemicu pertumbuhan kawasan di pinggiran Jakarta, tak terkecuali di Karawang.

“Dalam kiprahnya di Karawang, Perumnas telah mengembangkan lebih dari 100.000 unit di area sekitar 200 Ha dan telah menampung lebih dari 40.000 jiwa yang dikembangkan sejak tahun 90-an dan secara keseluruhan telah diserahterimakan ke pemerintah daerah Karawang,” tambahnya.

Investor Daily

Imam Muzakir/FER

Investor Daily

beritasatu.com