Cicilan KPR Naik? Bersiaplah Ubah Strategi!

Big Banner

Jika kamu membeli rumah dengan cara KPR sistem floating rate, suku bunga bisa saja berubah. Hal ini bergantung dengan kondisi suku bunga dari Bank Indonesia.

Bisa jadi di awal cicilan, kita baik-baik saja. Begitu bunga naik, tak sedikit yang merasa ’’gerah’’ karena cicilannya pasti bertambah.

Kendati demikian, menghadapi kasus tersebut kita tak perlu panik. Lebih baik bersiap diri untuk membayar cicilan KPR yang lebih tinggi. Berikut strateginya:

Take Over ke bank lainPindah KPR ke bank lain dengan suku bunga yang lebih rendah merupakan salah satu cara. Ini bisa dilakukan bila masa ‘bulan madu’ dengan bank sebelumnya sudah habis, di mana kamu harus membayar bunga lebih tinggi dengan sistem mengambang.

Lebih baik lagi kalau kamu bisa mendapatkan bank baru dengan suku bunga tetap (fixed rate) selama mungkin, lima tahun misalnya. Kamu juga bisa pindah ke bank syariah yang memberlakukan bunga KPR tetap.

Baca juga: Berkenalan dengan KPR

Kekurangan dari cara ini adalah kamu harus menyediakan uang ekstra dalam mengurus take over ke bank lain, karena hitungannya seperti mengurus KPR baru. Buat hitungan yang teliti kalau kamu akan mengambil solusi ini. Jangan sampai kamu menyesal karena harus mengeluarkan uang lebih banyak.

Buat hitungan kasarKamu harus membuat hitungan jumlah kemungkinan cicilan KPR yang harus dibayar saat bunga tetap sudah selesai. Tanyakan pada bank tempat kamu mengambil KPR untuk tahu setinggi apa kemungkinan kenaikan bunga cicilan, kemudian buat hitungan kasar.

Beberapa bulan sebelum bunga cicilan berubah, sebaiknya kamu mulai mempersiapkan jumlah cicilan tertinggi dalam rekening bank pemberi KPR. So, kamu sudah siap bahkan sebelum bank menaikkan bunga KPR.

Mencari dana tambahanBuat kamu yang berpenghasilan pas-pasan, saatnya bekerja lebih keras dengan mencari tambahan. Jika tidak, kamu akan kewalahan dalam membayar cicilan KPR yang melambung. Bisa-bisa kamu mengambil tabungan pendidikan anak dan urung membayar tunggakan kartu kredit karena uangnya untuk membayar cicilan KPR.

Baca juga: Dua Hal Penting Agar KPR Rumah Seken Disetujui

BerhematKenaikan bunga KPR harus diimbangi dengan penghematan. Ubah sedikit gaya hidup kamu dan mulai belajar hidup sederhana. Tidak ada salahnya kamu mengurangi jatah ke restoran atau kafe karena pasti akan sangat membantu saat bunga cicilan KPR naik.

Menutup KPRIni adalah cara alternatif lainnya untuk menghindar dari kenaikan bunga cicilan KPR. Yakni, menutup semua hutang dan kemudian hidup tenang dengan rumah yang sudah menjadi hak milik.

Tapi sebelum menutup hutang KPR, ada baiknya kamu mengetahui jumlah sisa hutang dan sistem apa yang digunakan oleh bank untuk menghitung bunga cicilan KPR.

Kalau ternyata sistemnya adalah anuitas di mana bunganya akan dihitung berdasarka an sisa pinjaman, janganlah kaget begitu tahu kalau kamu hanya membayar bunganya saja selama tiga tahun ini, sementara pokok utangnya tidak banyak berubah.

Hal lain yang perlu kamu ketahui adalah apakah kontrak KPR mewajibkan biaya penalti jika melunasi KPR sebelum waktunya? Kalau iya, berarti kamu harus mengeluarkan esktra uang lagi.

Nah, pertimbangkan baik-baik sebelum mengambil keputusan. Strategi mana yang terbaik? Semuanya bergantung pada dirimu. Terpenting, siaga sebelum bunga KPR naik adalah yang utama.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me