BSPS 2016 Targetkan 95.000 Unit Rumah

Big Banner

Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 2016 menargetkan 95.000 unit rumah, baik untuk peningkatan kualitas maupun pembangunan baru. Target ini meliputi 75.000 unit melalui usulan satuan kerja non vertikal tertentu (SNVT) di daerah, dan 2.000 unit dari skala prioritas usulan kementerian atau lembaga lain, korban bencana, usulan aspirasi dari DPR, dan program nasional.

Menurut Direktur Rumah Swadaya Kementerian PUPR, Hardi Simamora, usulan data penerima BSPS 2016 paling lambat harus masuk pada Maret ini. Hal ini penting agar pelaksanaan BSPS dapat segera mulai di daerah-daerah.

’’Apabila lebih dari Maret, usulan tersebut diwujudkan baru tahun depan,’’ kata Hardi dalam siaran pers yang diterima Rumah123, Kamis (25/2).

Baca juga: Kementerian PUPR Kebut Penyerapan Anggaran

Mengenai syarat dan ketentuan penerima bantuan BSPS, Hardi menjelaskan yang bersangkutan haruslah warga negara Indonesia (WNI). Selain itu, penerima memiliki atau menguasai tanah, belum memiliki rumah atau memiliki dan menempati rumah satu-satunya dengan kondisi tidak layak huni, belum pernah memperoleh bantuan rumah dari pemerintah, dan berpenghasilan sebanyak-banyaknya 30 persen di atas upah minimum provinsi setempat.

’’Kami akan utamakan yang telah memiliki keswadayaan dan berencana membangun atau meningkatkan kualitas rumahnya, bersedia bertanggung jawab dalam pemanfaatan BSPS, bersedia membentuk kelompok, dan bersedia mengikuti ketentuan BSPS,’’ ujarnya menambahkan.

Baca juga: Perumnas akan Fokus Bangun Rumah Murah bagi MBR

Hardi mengimbau agar usulan data tidak hanya pada 2016 namun sampai dengan 2019 sehingga bersifat kontinyuitas. Hal ini sangat membantu apabila Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR khususnya Direktorat Rumah Swadaya dalam menyalurkan data usulan tersebut.

’’Mari kita bangun komunitas dari hati ke hati, demi suksesnya Program BSPS ke depan,’’ ucapnya. (Ing)

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me