Cara Terbaik Menggunakan Pembasmi Kuman Di Rumah

Big Banner

Jakarta,SolusiProperti.com-Disinfektan atau obat pembunuh bakteri merupakan kebutuhan pokok setiap rumah tangga untuk membantu melindungi setiap anggota keluarga dari infeksi kuman dan membuat segala permukaan tampak bersih. Apa saja dan di mana saja di dalam rumah disinfektan perlu dipakai? Dapur dan kamar mandi merupakan dua bagian utama di dalam rumah yang memerlukan produk semacam ini.

Penggunaan Disinfektan di Kamar Mandi

Kamar mandi sebaiknya dibersihkan menggunakan pembasmi kuman khusus untuk kamar mandi.

  • Bersihkan bagian-bagian kamar mandi yang paling rentan menjadi sarang bakteri, yaitu toilet dan wastafel.
  • Bersihkan objek-objek yang sering disentuh, antara lain pegangan pintu, keran, gayung, dan tombol/gagang penyiram toilet.
  • Disinfektan juga diperlukan untuk membersihkan lantai, dinding, dan bak mandi yang selalu dalam keadaan basah.

Pemakaian Disinfektan di Dapur

  • Membersihkan meja dapur dengan disinfektan setiap hari merupakan hal yang baik. Semprotkan produk pembasmi kuman langsung ke permukaan, lalu lap dengan kain bersih tanpa perlu membilasnya, kecuali untuk permukaan yang sangat kotor. Terapkan juga langkah ini pada lemari es dan lemari makanan. Pilih produk yang sesuai untuk masing-masing permukaan dan ikuti petunjuk pemakaiannya.
  • Talenan juga perlu dibersihkan dan disterilkan secara rutin karena benda ini benar-benar bersentuhan langsung dengan bahan makanan. Manfaatkan cuka atau karbol untuk menggosok talenan dan membunuh kuman di pori-porinya. Fungsi karbol sebagai pensteril di sini sebaiknya diikuti dengan pembilasan secara tuntas sampai bau karbol hilang.
  • Wastafel cuci piring menampung bakteri dari sisa-sisa makanan sehingga perlu dibersihkan secara menyeluruh memakai disinfektan atau obat pembunuh kuman. Selain itu, sebisa mungkin jaga agar wastafel selalu kering karena kondisi basah mempercepat pertumbuhan bakteri. Lap wastafel setelah dipakai dengan lap bersih hingga kering.
  • Tempat sampah memang merupakan tempat kotoran, namun jika tidak dibersihkan secara rutin, tempat sampah akan menyebarkan bau busuk pertanda keberadaan bakteri. Dua minggu sekali, cuci tempat sampah dengan bantuan disinfektan.
  • Lap meja dan kursi makan sebelum Anda menyajikan makanan, bukan hanya setelah keduanya kotor.

solusiproperti.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me