PERUMAHAN: Teknologi Dukung Kota Layak Huni

Big Banner

Bisnis.com, JAKARTA – Menciptakan kota yang cerdas layak huni harus dimulai dari perubahan perilaku para masyarakatnya. Sejarah Indonesia yang berasal dari peradaban desa membutuhkan sistem transformasi yang masif agar perencanaan tersebut terimplementasi dengan baik.

Senior Advisor UPH School of Design Alwi Sjaaf mengatakan saat ini keterlibatan teknologi tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan masyarakat. Dalam hal pembangunan kota sebaiknya setiap elemen mampu memanfaatkan dengan tepat.

“Dengan teknologi kita bisa melihat kebutuhan energi satu kota, bisa mengukur ketinggian air dan sebagainya,” katanya.

Alwi menambahkan aspek utama dalam menciptakan kota layak huni yakni keamanan, udara, edukasi, ramah warga asing, transportasi umum, dan ruang hijau yang seimbang.

Sebelumnya, berdasarkan data yang dihimpun Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sekitar 68% penduduk dunia pada 2025 akan tinggal di perkotaan. Namun, kapasitas kota dari segi sumber daya manusia, infrastruktur, dan fasilitas sosial masih sangat terbatas.

Salah satu implementasi pengembangan kota berkelanjutan adalah dengan penyediaan ruang publik. Pemerintah dalam UU no.26/2007 tentang Penataan Ruang pun mengamanatkan proporsi ruang terbuka hijau (RTH) dalam satu wilayah paling sedikit 20% dari total luasan.

Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR sudah mencanangkan program 100-0-100 dalam RPJMN 2015 – 2019 Kementerian PUPR. Artinya, pemerintah akan menyediakan fasilitas air minum layak 100%, penuntasan kawasan kumuh sampai 0%, dan memberikan sarana akses sanitasi yang ideal 100%.

Upaya penanganan kawasan kumuh perkotaan di Indonesia menyisakan luasan 12% atau sekitar 38.431 ha dengan kebutuhan dana berkisar Rp750 triliun. Ditjen Cipta Karya hanya memiliki alokasi Rp128 triliun untuk program lima tahun tersebut. Sumber pembiayaan potensial lain yang bisa digunakan berasal dari APBD, dana hibah, dan program corporate social responsibility (CSR) perusahaan.

properti.bisnis.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me