Bandara Sukarno Hatta II Akan Dibangun Di Karawang

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Karawang, Jawa Barat, menyimpan prospek menjanjikan. Ini terkait dengan rencana pembangunan Bandara Suakrno Hatta II di wilayah penghasil padi itu. Menurut Wakil Bupati Karawang, Ahmad Zamakhsyari, pemerintah pusat sudah setuju dan tinggal menindaklanjuti dengan pembebasan lahan.

bandara soekarno hatta

“Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah meneken pembangunan Bandara Sukarno Hatta II di Karawang. Lokasinya tidak perlu disebutkan dulu karena nanti banyak spekulan yang beli tanah,” ujar Ahmad di sela-sela acara groundbreaking Rusunami Grand Sentraland Karawang di Karawang, Rabu (24/2).

Ahmad menyatakan bila pembangunan bandara dan kereta cepat Jakarta – Bandung yang melintas di wilayah itu terwujud perkembangan Karawang bakal luar biasa. Sekarang kawasan ini sudah menjadi salah satu pusat pertumbuhan industri di timur Jakarta, selain Cikarang, Bekasi. Di Karawang ada ribuan perusahaan industry yang beroperasi di beberapa kawasan industry seperti KIIC (Karawang International Industry City), KIM,  dan Surya Cipta. KIIC mayoritas diisi perusahaan-perusahaan PMA dari Jepang yang bergerak di bidang otomotif.

Sejalan dengan pertumbuhan industri kebutuhan hunian, area komersial, dan gaya hidup semakin tinggi. Kini di kawasan tersebut semakin berkembang, pembangunan  perumahan, hotel, mal, area komersial, tempat kuliner semakin semarak. Salah satunya Grand Sentraland Karawang, proyek rusunami 4 tower yang dibangun Perum Perumnas untuk meladeni kebutuhan hunian pekerja industri.

Ahmad menyebut ada lebih dari 1.700 perusahaan industri beroperasi di Karwang. Karena itu Pemkab Karawang  menyambut kalangan investor dan pengembang yang mau mengembangkan proyek properti di wilayahnya seperti yang dilakukan Perumnas. Ia berjanji akan mempercepat seluruh proses perizinan dan memberikan banyak kemudahan.

“Silakan bertanya ke Perumnas untuk mengurus perizinan proyeknya di sini kami lakukan dengan sistem kilat khusus. Tapi itu ada syaratnya, pengembang harus membangun fasos-fasum terlebih dahulu. Kalau ini dilakukan saya jamin proses perizinan bisa dilakukan dengan cepat. Saya juga ingin menjadikan proyek Perumnas ini sebagai miniatur pengembangan proyek di Karawang yang harus diikuti oleh pengembang lainnya,” tuturnya.

housing-estate.com