Triyasa Siap Luncurkan Dua Proyek Residensial

Big Banner

Jakarta – Perusahaan pengembang properti, PT Triyasa Propertindo, optimis dalam menghadapi persaingan di tahun 2016. Setelah sukses dengan gedung perkantoran strata-title berkonsep green building, Generali Tower at Gran Rubina Business Park, Triyasa berencana meluncurkan dua proyek residensial yang akan dilaksanakan pada pertengahan tahun ini.

“Walaupun pada tahun 2015 Triyasa tidak mengeluarkan proyek baru, namun Triyasa tetap dapat mencatatkan prestasi melalui penjualan tower pertama Gran Rubina Business Park yang telah mencapai 99 persen, dengan tingkat okupansi mencapai 50 persen,” ujar Direktur PT Triyasa Propertindo, Budi Lesmana, dalam siaran persnya, Jumat (26/2).

Bulan Oktober lalu, lanjut dia, Triyasa mendapat kehormatan dengan kunjungan Ratu Denmark Margrethe II dan suaminya Pangeran Henrik, beserta para menterinya pada acara Sustainability Discussion and Danish Showcase. Hal tersebut, kata Budi, membuat pihaknya semakin optimistis dalam menghadapi persaingan pasar properti nasional di 2016.

“Tahun ini, kami berencana meluncurkan proyek perumahan di area Sentul. Menyusul kemudian, proyek apartemen di area Gandaria, Jakarta Selatan,” tambah Budi.

Dalam proyek perumahan dan apartemen ini, jelas dia, Triyasa tetap akan mengusung konsep Green Residential Living. Selain memberikan kenyamanan dari segi lokasi strategis dan harga terjangkau, kata Budi, kedua proyek ini juga ditunjang dengan fasilitas terbaik yang mengutamakan konservasi alam. “Hal ini, menunjukan komitmen Triyasa dalam menerapkan Green Development dalam setiap proyeknya,” paparnya.

Untuk pasar sektor residensial di tanah air, lanjut dia, peluang pasar yang ada terbilang masih sangat besar dan menjanjikan.

“Hal tersebut dikarenakan, selain sebagai salah satu kebutuhan primer, tempat tinggal juga merupakan jenis investasi yang akan terus bertumbuh nilainya,” kata Budi.

Investor Daily

Imam Muzakir/FER

Investor Daily

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me