Kemendag Bentuk Direktorat Awasi Transaksi Jasa

Big Banner

Pemerintah sepertinya cukup serius menjalankan kebijakan kewajiban sertifikasi bagi para agen properti. Seperti yang disampaikan Yamanah selaku Direktur Eksekutif Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Broker Properti Indonesia bahwa pihak Kementerian Perdagangan saat ini tengah membentuk Direktorat Tertib Tata Niaga.

“Nantinya direktorat ini akan mengawasi transaksi yang berkaitan dengan bidang jasa. Jadi untuk broker properti yang tidak memiliki sertifikasi, jika melakukan transaksi dan ketahuan, ya kantornya bisa ditutup,” kata Yamanah saat ditemui dalam acara roadshow seminar yang diadakan AREBI DPD DKI Jakarta di kantor markerting gallery Woodland Park Residence, Jakarta Selatan.

BACA JUGA : TINGKATKAN KUALITAS AGEN, AREBI DKI GELAR ROADSHOW

Lebih lanjut Yamanah mengatakan, saat ini orang-orang yang bakal terlibat di dalam direktorat tengah mendapatkan pelatihan dari Badan Reserse Kriminal Polri (Bareskrim).

“Pembentukan direktorat ini telah disetujui Kementerian Aparatur Negara, tinggal ditetapkan saja oleh Kementerian Perdagangan,” kata Yamanah.

Dalam kesempatan tersebut, Tony Herlambang selaku Manager Mutu LSP Broker Properti Indonesia mengatakan, kalau pengadaan sertifikasi sebenarnya merupakan salah satu bentuk proteksi pemerintah terhadap profesi agen properti.

“Sayangnya banyak yang belum paham kalau ini salah satu bentuk proteksi. Kalau tidak ada sertifikasi, broker-broker asing bakal dengan mudah berpraktik di sini. Sedangkan dengan adanya sertfikasi, jika mereka ingin memasarkan properti di Indonesia, mereka harus memiliki sertifikasi terlebih dahulu dari sini, minimal mereka akan menggandeng agen lokal,” kata Tony.

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me