Paradise Serpong City Fokus Pada Konsumen End User

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Perumahan Paradise Serpong City (150 ha) di Jalan Raya Puspiptek, Pamulang, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, merupakan salah satu kawasan yang terkena imbas perkembangan township di kawasan Serpong seperti BSD City, Alam Sutera, Summarecon, dan lainnya. Karena harga rumah di kawasan Serpong rata-rata sudah di atas Rp1 miliar, kawasan Pamulang dan sekitarnya banyak diburu kalangan pekerja yang mencari hunian seharga Rp500 jutaan.

Paradise Serpong City

Paradise Serpong City

“Makanya sejak 2 tahun terakhir kami fokus pada harga rumah Rp500 jutaan karena segmen ini sangat besar dan mereka tidak terpengaruh dengan situasi ekonomi yang melemah. Kalangan ini mencari rumah memang untuk dihuni (end user) dan dengan fokus pada segmen ini terbukti penjualan kami tetap bagus,” ujar Derice A. Sumantri, Komisaris PT Subur Progress, pengembang Paradise Serpong City, kepada housing-estate.com saat perkenalan Klaster Sierra, pekan lalu.

Tahun 2015 lalu, Derice menyebut pihaknya meluncurkan dua klaster baru untuk rumah seharga di bawah Rp500 juta yaitu Klaster Southscape dan Lightscape. Kedua klaster ini direspon sangat positif dengan langsung habis (sold out) dalam waktu 1 bulan. Karena itu awal tahun 2016 ini kembali diluncurkan konsep yang sama yaitu Klaster Sierra yang menyediakan tipe 32/50 seharga Rp488 juta.

“Jadi untuk tahun ini dan mungkin hingga 2 tahun ke depan kami masih akan berkonsentrasi pada segmen first time home buyer atau end user ini. Segmen ini terbukti lebih stabil dan di saat ekonomi kurang bagus kami masih bisa tumbuh dengan menyasar segmen end user. Tahun ini setidaknya kami akan mengeluarkan 1-2 lagi konsep klaster seperti Southscape, Lightscape, maupun Sierra,” pungkasnya.

housing-estate.com