Cegah Demam Berdarah Dengan Menjaga Kebersihan Rumah

Big Banner

Jakarta,SolusiProperti.com-Musim hujan sudah tiba dan ingat nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak terutama dalam wadah buatan manusia seperti guci gerabah, drum logam dan tangki beton yang digunakan untuk penyimpanan air rumah tangga, namun wadah makanan plastik dan mainan, ban bekas dan barang-barang lain yang dapat menampung air hujan; selokan, saluran air, lubang pohon, daun palem dan daun yang berkumpul untuk membentuk “cangkir” dan menampung air, juga merupakan tempat perkembangbiakan potensial

Ringkasnya, lakukan 3 M Plus, yaitu tindakan yang dilakukan secara teratur untuk memberantas jentik dan menghindari gigitan nyamuk Demam Berdarah dengan cara :
 
1. Menguras :
Menguras tempat-tempat penampungan air seperti : Bak mandi/ WC, tempanyan, ember, vas bunga, tempat minum burung dan lain-lain seminggu sekali.
 
2. Menutup:
Menutup rapat semua tempat penampungan air seperti ember, gentong, drum dan lain-lain
 
3. Mengubur :
Mengubur semua barang-barang bekas yang ada disekitar / di luar rumah yang dapat menampung air hujan
 
Plus tindakan memberantas jentik dan menghindari gigitan nyamuk:
* Membunuh jentik nyamuk Demam Berdarah ditempat air yang sulit dikuras atau sulit air dengan menaburkan bubuk Temephos (abate) atau Altosoid 2-3 bulan sekali dengan takaran 1 gram abate untuk 10 liter air atau 2,5 gram Altosid untuk 100 litter air. Abate dapat diperoleh / dibeli di Puskesmas atau di apotek
* Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk
* Mengusir nyamuk dengan menggunakan obat nyamuk
* Mencegah Gigitan nyamuk dengan memakai obat nyamuk gosok.
* Memasang kawat kassa jendela dan ventilasi.
* Tidak membiasakan menggantung pakaian di dalam kamar
* Gunakkan sarung klambu waktu tidur.
 
Pemberantasan nyamuk dengan fogging maupun penyemprotan hanya mengusir nyamuk untuk sementara, dan terkadang kurang sehat bagi mereka yang Alergi pada asap fogging ini.
 

solusiproperti.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me