Yuk, Mulai Mengelola Sampah!

Big Banner

Tahukah kamu bahwa produksi sampah terbesar berasal dari rumah tangga? Jika kamu tidak mengelolanya dengan baik, selain menimbulkan polusi di lingkungan rumah, sampah juga bisa mencemari lingkungan sekitar.

Nah, salah satu cara penanggulangan sampah yang paling efektif adalah mengolahnya menjadi kompos. Pupuk organik ini merupakan hasil penguraian atau dekomposisi bahan organik dari tanaman.

Baca juga: Dari Sampah hingga Omprengan, Qlue Siap Meneruskan Keluhan Warga ke Aparat yang Berwenang

Sayangnya, tidak semua jenis sampah bisa jadi kompos. Hanya sampah organik seperti bahan makanan, sayur, buah atau sampah kebun yang dapat kamu olah menjadi kompos.

Sampah non-organik seperti plastik, kaca atau besi jelas tak bisa diolah menjadi kompos. Karenanya, pisahkan jenis sampahmu terlebih dahulu antara yang organin dan non organik.

Lalu, potong-potonglah sampah organik yang sudah kamu kumpulkan dalam satu wadah. Selanjutnya, aduklah sampai rata dan bubuhkan mikroba.

Baca juga: Waspadai Bagian Rumah Tempat Sarang Kuman

Mikroba ini dapat kamu bikin sendiri dari campuran satu sendok teh bubuk mikroba,  satu sendok gula pasir, dan 1.000 ml air tanah. Campuran mikroba tersebut dapat digunakan untuk pemakaian tiga hari.

Terakhir, masukkan sampah ke dalam komposter, lalu aduk sampah setiap tujuh hari sekali. Ciri-ciri kompos yang sudah matang yaitu warnanya kecokelatan seperti tanah, tidak berbau, dan bersuhu 30-32 derajat celcius.

Baca juga: Basmi Kuman dan Bakteri di Lantai Keramik

Kompos padat bisa langsung kamu gunakan untuk menyuburkan tanaman. Kamu juga bisa memasukkannya kembali ke komposter sebagai media tanam atau penambah unsur hara tanah. Selamat mencoba! (Ing)

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me