Apartemen di Makassar Tarik Minat Investor

Big Banner

Praktisi pemasaran properti di Makassar, Tirta Setiawan, mengatakan, jenis investasi konvensional seperti deposito, saham, dan danareksa saat ini kurang menarik karena dianggap berisiko. Terutama bila si investor tidak memiliki kemampuan investasi yang memadai.

Tirta menambahkan, berbeda halnya dengan properti, dalam hal ini apartemen yang nilainya tak pernah turun. Dalam dua tahun terakhir saja, pertumbuhan bisnis properti di Makassar mencapai 10 hingga 15 persen per tahunnya, meski kondisi perekonomian di kota-kota lain belum pulih benar.

Membeli apartemen keuntungannya memang tidak langsung bisa dinikmati. “Yang sudah membeli unit apartemen saat ini akan merasakan hasilnya dua tahun mendatang ketika apartemen sudah beroperasi,” kata Tirta seperti dikutip dari kompas.com.

Baca juga: Investasi Apartemen di Indonesia Sangat Menjanjikan

Sedangkan Project Manager Vida View Apartments, Satrio Sujatmiko, menyatakan optimistis bahwa tahun ini penjualan apartemen Makassar akan lebih baik dibanding 2015 lalu. Target dia, Tower Brentsville bisa terjual habis tahun ini.

“Awal tahun ini saja target penjualan bulanan sudah tercapai. Orang yang punya duit di Makassar masih banyak, dan mau berinvestasi lewat apartemen,” tutur Satrio.

Baca juga: Melirik Potensi Investasi di Pekanbaru

Ia menambahkan, kenaikan harga unit proyek apartemennya cukup tinggi. Di awal pemasaran pada 2014, harga unit berkamar tidur dibandrol seharga Rp343 juta. Sedangkan kini, harga per unit untuk tipe yang sama telah menyentuh Rp462 juta.

“Kenaikannya sekitar 26 persen. Kalau disewakan, untuk apartemen di daerah Boulevard Panakukang rata-rata per bulannya Rp8 juta per bulan. Dibanding dengan hotel, apartemen lebih murah, efisien, aman dan nyaman, karena fasilitasnya lengkap. Disewakan kepada ekspatriat atau karyawan-karyawan perusahaan juga menarik sebagai investasi,” katanya menambahkan. (Wit)

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me