Lippo Cikarang Catat Kenaikan Pendapatan 18 Persen di 2015

Big Banner

Di tengah pelemahan makro ekonomi dan nilai tukar rupiah, hasil pendapatan PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) selama 2015 naik sebesar 18 persen dari Rp 1.803 triliun menjadi Rp 2.120 triliun, dengan catatan laba bersih mencapai Rp 915 miliar atau naik sebesar 8 persen dari Rp 846 miliar year on year (yoy). Hal tersebut terangkum dalam rilis hasil audit keuangan tahun 2015 LPCK yang berakhir pada 31 Desember 2015.

Untuk pendapatan dari hunian, ruko dan apartemen, LPCK mencatat pertumbuhan impresif sebesar 29 persen menjadi Rp 974 miliar dari Rp 757 miliar di periode yang sama tahun 2014 atau menyumbang 46 persen dari total pendapatan. Pendapatan dari komersial sebesar Rp 445 miliar menyumbang 21 persen terhadap total pendapatan. 

Sedangkan untuk laba bruto, meningkat sebesar 13 persen yoy menjadi Rp 1.198 triliun dari Rp 1.060 miliar pada tahun 2014, sementara laba bersih naik 8 persen menjadi Rp 915 miliar dari Rp 846 miliar untuk periode yang sama  tahun sebelumnya.

BACA JUGA : KENAPA HARGA JUAL PROPERTI TERUS NAIK TIAP TAHUN?

Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation and Amortization (EBITDA) LPCK tumbuh sebesar 7 persen menjadi Rp 1.012 miliar di 2015 dari Rp 943 miliar periode yang sama 2014. Kenaikan ini didukung oleh pertumbuhan pendapatan yang kuat.

“Total Marketing Sales 2015 mencapai Rp 2.692 triliun meningkat secara mengejutkan sebesar 42 persen dibanding periode yang sama di tahun 2014 yang ditopang kesuksesan peluncuran Orange County,” kata Meow Chong Loh, Presiden Direktur LPCK.

Selama 2015 total aset LPCK tumbuh 25 persen menjadi Rp 5.477 triliun dari Rp 4.390 triliun pada akhir tahun 2014. Pendapatan Recurring LPCK naik sebesar 15 persen (yoy) menjadi Rp 237 miliar dan memberikan kontribusi sebesar 11 persen dari total pendapatan perseroan di tahun 2015.

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me