Pluit City Belum Lakukan Reklamasi Pulau G

Big Banner

Jakarta, mpi-update. Anak usaha Agung Podomoro Land Group yakni PT Muara Wisesa Samudera (MWS), pengembang proyek superblok Pluit City di Jakarta Utara, memastikan pengerjaan reklamasi Pulau G belum dimulai sampai saat ini, meskipun sejumlah perijinan terkait pengerjaan proyek sudah dikantongi. “Sampai saat ini kami belum melakukan aktivitas dalam pengerjaan reklamasi Pulau G. Karena kami sedang mempersiapkan segala sesuatunya agar semuanya dapat berjalan dengan baik,” ujar Pramono, Corporate Communication Pluit City, saat jumpa media dan masyarakat Muara Angke, Kamis (17/9).

Pramono menepis kabar yang menyebutkan MWS telah melakukan reklamasi sehingga areal daerah tangkapan ikan nelayan di Teluk Jakarta yang dulunya laut sekarang dangkal selama Pulau G dibangun. Selain itu Pramono juga menepis isu  yang disampaikan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pegiat lingkungan yang mengatakan, gara-gara reklamasi yang dilakukan MWS sebanyak 4 pulau di kepulauan seribu hilang. “Tuduhan itu terlalu tendesius, bagaimana pulau dapat hilang jika kami belum melakukan apa-apa,” jelas Pramono.

Terkait pelaksanaan reklamasi, Pramono mengatakan, pihaknya sudah mengantongi sejumlah perijinan yang menjadi pegangan untuk memulai aktifitas pengerjaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Antara lain AMDAL No 30/AMDAL/1.774.151 dan Ijin Reklamasi No. 2238 Tahun 2014.  “Kami akan menjalankan segala sesuatunya sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Sebagai pengembang yang berpengalaman dalam bidang properti kami sangat optimis dapat mengerjakan proyek ini dengan baik,” papar Pramono.

Pluit City, lanjut Pramono, juga berkomitmen pada pemenuhan kewajiban yang ditetapkan oleh Pemprov DKI Jakarta kepada para pengembang yang mengerjakan reklamasi untuk membangun sarana dan prasarana untuk kepentingan umum. “Sebagai bentuk kewajiban yang diberikan kepada kami, selama ini kami sudah berperan aktif dalam pembangunan, salah satunya adalah membangun Rusunawa di Daan Mogot dan Muara Baru,” kata Pramono.

Tidak hanya itu, tambah Pramono, sebagai perusahaan yang berada di Muara Angke, Pluit City juga tidak tinggal diam pada lingkungan sekitar dalam rangka membangun kepedulian bersama masyarakat sekitar untuk terlibat dalam pembangunan yang dilakuan. “Kami tidak ingin menutup diri pada lingkungan sekitar. Selama ini kami juga memperhatikan lingkungan sekitar melalui program CSR perusahaan untuk menunjang sarana dan prasarana yang ada demi kepentingan masyarakat sekitar. Masyarakat sekitar kami rasakan sangat mendukung program pembangunan yang kami lakukan. Karena efek pembangunan juga dapat ikut meningkatkan kesejahteraan masyarakat, setidaknya dapat tercipta pembukaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat,” papar Pramono.

Sementara Lurah Muara Angke Purnomo mengatakan, manajemen Pluit City sangat kontributif berpartisipasi pada berbagai kegiatan sosial ekonomi masyarakat, khususnya di Kelurahan Muara Angke. “Keberadaan Pluit City saya pikir cukup positif melihat peran aktif perusahaan itu dalam beberapa kegiatan kemasyarakatan dan dampak positif secara ekonomi dari kawasan tersebut. Penduduk sekitar juga banyak yang bekerja di sana,” kata Purnomo. YS

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me