Mengenal Dana Investasi Real Estate (DIRE)

Big Banner

Paket Kebijakan Ekonomi jilid V membahas tentang penghapusan pajak berganda untuk DIRE. Apa sebenarnya DIRE?

 

JAKARTA – Pada pengumuman Paket Kebijakan Ekonomi Jilid V, pemerintah menghapuskan pajak berganda untuk Real Estate Investment Trust (REIT) atau Dana Investasi Real Estate (DIRE). Hal ini mendapat respon positif dari emiten properti. Pasalnya dengan penghapusan pajak, DIRE bisa berkembang menjadi satu alternatif pendanaan yang baik. Tapi sebenarnya, apa itu DIRE?

DIRE adalah salah satu sarana investasi baru yang secara hukum di Indonesia akan berbentuk KIK (Kontrak Investasi Kolektif). DIRE diartikan sebagai kumpulan uang pemodal yang oleh perusahaan investasi akan diinvestasikan ke bentuk aset properti baik secara langsung seperti membeli gedung, maupun tidak langsung dengan membeli saham atau obligasi perusahaan properti. DIRE diwajibkan menginvestasikan minimum 80% dari dana kelolaannya ke real estate dimana minimum 50%nya harus berbentuk aset real estate langsung.

Bagaimana dengan risikonya? DIRE hanya bisa berinvestasi pada aset real estate. Karena itu, kinerjanya sangat bergantung pada sektor properti. Maka beberapa hal mempengaruhi risiko, bisa dikarenakan penyewa yang gagal bayar, turunnya nilai property, dan risiko likuiditas.

Apa saja yang menjadi batas investasi DIRE? Ada dua aset, yakni aset real estat seperti membeli gedung perkantoran dan menyewakannya, dan aset yang berkaitan dengan real estat, seperti membeli saham atau obligasi perusahaan property. Namun di samping itu, bentuk kas atau setara kas juga bisa jadu batas investasi DIRE.

infonitas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me