Best Western Premier The Bellevue, Padukan Konsep Tradisional dan Modern

Big Banner

Info Properti – Tak hanya sekedar apartemen, hotel pun memiliki permintaan yang cukup besar dewasa ini. Seperti di bilangan Jakarta Selatan, yang kian marak dengan pertumbuhan apartemen dan hotel. Melihat peluang yang besar itu, sebuah kodominium hotel standar bintang lima, Best Western Premier The Bellevue ikut menyemarakkan bisnis properti hunian di Jakarta Selatan.

Marcom Manager Best Western Premier The Bellevue Eleine Koesyono menjelaskan berbagai fasilitas disediakan untuk menunjang aktivitas keluarga dan mobilitas bisnis penghuninya. Untuk bisnis, pengelola menyediakan tiga meeting room yang diharapkan mampu memberi efektivitas bisnis. Selain berfungsi sebagai ruang pertemuan, ketiga ruangan itu dapat digabungkan menjadi satu dan dapat difungsikan sebagai wedding venue. Kapasitasnya pun cukup besar mampu menampung sekitar 300 orang tamu.

Dilihat dari aksesibilitasnya, kondotel yang berada di Jalan H. Nawi, Radio Dalam ini dapat dijangkau dari banyak akses, mulai dari Tol TB. Simatupang, Arteri Pondok Indah dan Jalan Raya Fatmawati. Bahkan kondotel ini sangat dekat dengan salah satu pusat lifestyle di Jakarta Selatan, yaitu Pondok Indah Mall dan Gandaria City Mall. Menariknya, Best Western Premier The Bellevue telah lolos uji Quality Esurence Test yang langsung dilakukan oleh Best Western International pusat di Arizona.

Kondotel The Bellevue ini memiliki ketinggian 10 lantai dengan 156 unit kamar. Unit-unit kamar itu berada pada di lantai satu hingga delapan. Pada lantai sembilan dan sepuluh, ditempati oleh apartemen. Ada tiga tipe kamar yang ditawarkan The Bellevue, yakni Superior berukuran 24 meter persegi, 28 meter persegi untuk Deluxe dan yang lebih luas Junior Suites berukuran 62 meter persegi. Untuk Junior Suites, unit ini dilengkapi dengan dua kamar tidur, satu kamar mandi lounge, ruang tamu, ruang makan dan kitchenette.

Paduan konsep tradisional dan modern sangat tampak ketika masuk ke lingkungan The Bellevue. Penggunaan aksen kayu bermotif Batik Parang menjadi poin of view yang menarik di area lobby. Pada bagian lantainya ada sentuhan seni Batik Kawung dan penggunaan ornamen budaya Jawa yang sangat kental. Sisi modern area lobby terlihat dari penggunaan material kaca yang mengelilingi area ini. Kombinasi tradisional dan modern juga dapat dilihat pada unit kamar yang memadupadankan sentuhan bright colour corak dan motif batik.

 

infonitas.com