Harcourts Boulevard, Optimis Properti Akan Membaik

Big Banner

Info Brokerage – Prediksi para pengamat mengenai ledakan pasar properti pada 2015 tidak terbukti. Realitas yang terjadi, kondisi politik dan ekonomi Indonesia pasca pemilihan presiden sebagai faktor penunjang pasar tidak kunjung membaik. Hal tersebut belum ditambah anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Dampak hal tersebut dirasakan langsung oleh mayoritas perusahaan agen properti. Termasuk Harcourts Boulevard. Nilai penjualan mereka turun drastis dibanding tahun lalu. Menurut Sukanda Surja sang principal, kelesuan sudah terjadi sejak kuartal pertama 2015 dan tidak cenderung membaik pada kuartal-kuartal berikutnya. Baik dari secondary maupun primary market. Sebab, melihat nilai beli dolar yang terus melonjak, banyak investor yang lebih memilih save money.

“Memang tidak pernah disangka, tahun ini, pasar properti benar-benar tersendat. Namun, kalau dirunut ke belakang, siklusnya memang begitu,” kata dia.

Itulah yang membuat  Surja tetap otimistis, laju pasar akan kembali meledak pada 2016. Paling tidak, berjalan normal. Namun, dia masih belum berani mematok target tinggi. “Kita jalan mengikuti arus saja dulu. Harapannya, pemerintah mau berupaya membuka jalan agar pasar kembali bergairah tahun depan,” ujarnya.

Misal, dengan pembangunan dan perbaikan infrastruktur, membuat kebijakan-kebijakan yang mengarah ke kemajuan pasar properti, seperti merevisi aturan loan to value dan  mengizinkan kepemilikan properti bagi warga negara asing.  Serta, mempermudah permasalahan birokrasi dan  tentunya memperbaiki kondisi perekonomian.  “Bila hal itu sudah dilakukan, saya yakin, pasar properti akan kembali booming lagi,” tuturnya.

infonitas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me