Persembahan Terbaru ISPI Group

Big Banner

Info Properti – Pada 2011, tepatnya di Jalan Raya Cibarusah, ISPI Group mengubah area seluas 250 hektare yang tadinya hutan dan sawah menjadi kawasan yang kini akrab disapa Cikarang Festifal (Cifest). Beragam fasilitas penunjang dibangun. Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, sudah tersedia hotel, department store, retail, pusat kuliner, office, hingga water park. Bahkan, pada awal Desember 2015, ISPI kian memantapkan perannya dengan kembali menghadirkan proyek hunian terbaru bertajuk Cluster De Valley.

Kali ini, ISPI mengubah target pasar. Lebih menyasar kalangan menengah atas yang notabene merupakan para pengusaha dan pekerja di wilayah Cikarang dan sekitarnya. “Selama ini, orang mungkin mengenal ISPI sebagai spesialis hunian berukuran kecil atau tipe 21. Nah, melalui Cluster De Valley, kami ingin mengubah mindset. Paling tidak, ini upaya kami untuk meluaskan pasar dan naik ke level yang lebih tinggi,” kata Alex C Tanoso, General Manager ISPI Group Proyek CIFEST kepada Info Gading.

Cluster De Valley dibangun dengan tiga tipe: Tipe Dakota dengan luas tanah 60 meter persegi dan luas bangunan 23 meter persegi, tipe Boston I dengan luas tanah 72 meter persegi dan luas bangunan 36 meter persegi, serta tipe Boston II dengan luas tanah 84 meter persegi dan luas bangunan 36 meter persegi. Total, ada 188 unit yang ditawarkan, 145 unit untuk tipe Dakota dan 43 unit untuk tipe Boston I dan Boston II. “Saat ini, proses pembangunannya sedang berlangsung. Targetnya hingga 20 bulan ke depan sudah siap untuk ditinggali,” tutur Alex.

Nantinya, lanjut dia, untuk menunjang kebutuhan penghuni, Cluster De Valley akan dilengkapi dengan kawasan hijau yang mencapai sekitar 40 persen dari area cluster seluas 5 hektare. Soal akses, tambah dia, Cluster De Valley sangat mudah dijangkau. Moda transportasinya sudah tersedia. Hanya berjarak 5 hingga 10 kilometer dari pusat Cikarang. Apalagi, berdasar rencana tata kota, Cikarang menjadi salah satu tempat mendirikan stasiun pemberhentian kereta cepat Jakarta-Bandung yang diprediksi beroperasi pada 2019. Saat ini pun pemerintah setempat tengah mengerjakan akses tembus ke kawasan MM2100, Cikarang Barat. “Buruan booking. Harganya sangat bersahabat. Berkisar di angka Rp 200-300 jutaan,” pungkas dia.

infonitas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me