Era Ekspres, Number One in Indonesia

Big Banner

Brokerage – Sejak 9 September 1995 Era Ekspres sudah hadir di tengah-tengah masyarakat. Saat itu berlokasi di Ruko Bekasi Mas, Jl Ahmad Yani, Bekasi Selatan. Kini, berlokasi di Ruko Emerald Summarecon Blok UG No. 37, Bekasi Utara.

Menurut Marla Sanger, Principal Era Ekspres, Era Ekspres merupakan number one in Indonesia. Era yang berarti pertama. Lalu, Era Ekspres sudah dikenal orang sebagai property agent. “Pertama kali kami menjual menjual di daerah Kemang Pratama Bekasi. Kami menjual mulai dari rumah, ruko, tanah, gedung dan semua properti kami jalani semua,” ujarnya.

Era Ekspres hadir sebagai kantor broker pertama di Bekasi. Namun banyak masyarakat yang belum mengenal apa itu property agent. Seiring berjalannya waktu dan eksistensi, kini masyarakat sudah mengenal Era Ekspres. 

“Saat itu, masyarakat belum mengetahui dan mengerti Era Ekspres yang merupakan agen yang bisa  membantu mereka untuk jual beli rumah. Ada banyak yang kita datangi, ke rumah yang mereka ingin jual, tapi mereka tak mau karena takut,” kenangnya. Setelah lima tahun beradaptasi dan memperkenalkan diri sebagai agen property, masyarakat mulai kenal.

Berjalan 20 tahun, Era Ekspres menjadi broker pertama di Indonesia yang menggunakan sistem network. Bukan hanya di Bekasi, kantor broker ini juga bisa meng-handle di seluruh Indonesia, dan memiliki network yang bagus.

“Misalkan ada yang ingin menjual rumah mereka di Jawa, kita tinggal kasih ke Era Ekspres yang di daerah tersebut dan nanti kita yang meng-handle. Mereka tak usah repot-repot mengurusnya. Satu marketing jual, seluruh Era Ekspres Indonesia tahu. Itulah network kita paling bagus,” terangnya.

Tiap bulan pihaknya juga mengadakan training. “Kita berikan training dan di maintenance. Selain itu kita juga punya target untuk marketing agar mereka merasa terpacu,” ungkapnya.

Saat ditanya terkait kembangan properti, Marla melihat lebih banyak ke apartemen. Pasalnya, sebanyak 17 developer besar dan kecil hadir di Bekasi. “Mulai Januari 2015, kami sudah didatangi beberapa developer untuk menjualkan apartemen mereka. Tentunya apartemen memiliki kelebihan di fasilitas yang memadai dan lebih simple. Oleh karena itu, masyarakat lebih memilih apartemen,” terangnya.

Dirinya mengakui, di tahun 2015 ini, tingkat penjualan properti memang agak slow. Salah satu penyebabnya faktor ekonomi global. Bukan hanya di Indonesia, tapi perkembangan property di Eropa juga sama. “Tentunya dampak kita karena para investor besar pasti diam melihat situasi,” imbuhnya.

infonitas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me