Tips Agar Terhindar Masalah Tinggal di Apartemen

Big Banner

Agar terhindar dari berbagai masalah hukum, maka sebelum membeli  produk properti sebaiknya mengenal lebih banyak tentang reputasi pengembangnya. Demikian salah satu judul laporan utama (Fokus) Majalah Properti Indonesia (MPI) pada edisi November 2015 .

Dijelaskan membeli dan tinggal di unit rumah susun, ada baiknya mempertimbangkan beberapa hal terkait kelebihan dan kekurangan di rumah susun tersebut. Mengetahui status tanah dan reputasi pengembang adalah prioritas yang wajib dilakukan.

Di samping mengetahui hal tersebut di atas MPI juga menyarakan agar sebelum membeli rumah susun adalah mempertimbangkan fasilitas yang akan ditawarkan, antara lain, kapasitas parkir, sistem keamanan, sarana pencegahan dan penanggulangan kebakaran, ketersediaan air, dan lainnya.

Hal ini memang sederhana, namun amat sering luput dari pantauan para calon pembeli. Jangan karena pertimbangan harga yang ditawarkan cukup murah, sehingga menjadi  prioritas Anda saat membeli  rumah susun. Sebab, yang patut dijadikan prioritas salah satunya adalah lokasi yang Strategis atau tidaknya sebuah rumah susun, dapat diukur dari mudahnya akses jalan tol dan alternatif jalan, dekat dengan daerah perkantoran, universitas, fasilitas umum seperti rumah sakit, bank, minimarket, dan kemudahan transportasi dari dan menuju kawasan rumah susun tersebut. Pertimbangan terhadap Lokasi juga mempengaruhi harga jual dari rumah susun.

Nah, ketika Anda tertarik dengan salah satu rumah susun, namun rumah susun tersebut belum dibangun atau belum rampung, sebaiknya segera mencari informasi siapa pengembangnya dan bagaimana kelengkapan surat-surat yang diperlukan untuk mendirikan rumah susun. Sebab, dalam beberapa kasus, pengembang yang tidak professional tidak kunjung membangun rumah susun yang diiklankan atau bangunan setengah jadi dibiarkan terbengkalai. Tentu kejadian ini akan merugikan pihak pembeli.

Langkah paling sederhana yang bisa dilakukan adalah dengan melihat pembangunan proyek yang telah dilakukan sebelumnya dan dengan kontraktor serta desainer mana proyek tersebut dibangun. Hal ini perlu dilakukan untuk membangun kepercayaan Anda terhadap pengembang. Dengan memilih pengembang yang tepat, maka Anda akan memiliki jaminan untuk menjual rumah susun ketika dibutuhkan dan menaikkan nilai dari rumah susun tersebut.

Dalam melakukan pembelian rumah susun perlu juga diperhatikan status tanah bangunan rumah susun. Pastikan bahwa tanah yang dipakai bukanlah tanah sengketa atau masih berstatus sewa. Pastikan juga dokumen tidak bermasalah, seperti menjadi jaminan di bank. Bila perlu mintalah bantuan notaris atau pemda setempat sebelum melakukan transaksi.

Sebaiknya juga Anda memilih rumah susun dengan sistem kepemilkan Strata Title yang memungkinkan kepemilikan bersama secara horison tal di samping pemilikan secara vertikal, dimana secara garis besar dapat diartikan sebagai : hak bersama atas bagian bersama, hak bersama atas benda bersama, hak ber sama atas tanah bersama dalam 1 kawasan rumah susun tersebut.

Selain kelebihannya, ada pula kekurangan saat tinggal di rumah susun yang perlu diketahui. Misalnya biaya perawatan (maintenance fee) atau service charge yang harus dibayar setiap bulan.   Biaya ini untuk membayar penggunaan listrik di tempat umum, lift, kebersihan tempat umum, biaya petugas keamanan, kebersihan, dan lainnya. Biaya ini biasanya dihitung tiap meter persegi dari luas unit rumah susun yang dimiliki. Tinggal di rumah susun tidak sebebas tinggal di rumah, karena ada peraturan dari pengelola yang harus dipatuhi. (Riz/dbs)

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me