WIKA Gedung Penjualan Perdana West Tower Tamansari Urbano

Big Banner

Bekasi, mpi-update. Setelah sukses diperkenalkan ke publik dan dilanjutkan dengan menggelar grand preview  pada akhir Oktober 2015 lalu, PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung (WIKA Gedung) akhirnya memulai penjualan perdana West Tower Apartemen Tamansari Urbano Bekasi. Acara penjualan yang berlangsung pada 19-20 Desember 2015, ini bertempat di Marketing Lounge, Emerald Commercial UA 56, Summarecon Bekasi.

Seremoni penjualan sendiri dimulai dengan pemilihan unit West Tower Tamansari Urbano oleh para calon konsumen yang sebelumnya telah memesan melalui Nomor Urut Pemesanan (NUP) pada Agustus 2015 lalu. Acara yang digelar selama 2 hari ini, turut dihadiri sekitar 500 calon konsumen yang terlihat cukup antusias untuk mendapatkan harga perdana.

Tamansari Urbano Apartment berdiri di atas lahan seluas 9.460 m2, dan terdiri atas tiga tower. Untuk tahap pertama yang akan ditawarkan adalah West Tower setinggi 24 lantai dan merangkum 500 unit apartemen. Hunian vertical ini nantinya akan dikembangkan dengan konsep Transit Oriented Development (TOD), dimana pengembangan hunian akan terhubung dengan area pusat pertumbuhan kota melalui layanan transportasi massal, dalam hal ini Commuter Line Jabodetabek. Tamansari Urbano dilepas ke pasar dengan harga mulai Rp250 jutaan untuk tipe studio, Rp335 jutaan untuk tipe 1BR serta Rp450 jutaan untuk tipe 2BR. Skema pembayaran yang ditawarkan pun cukupt variatif, mulai dari cicilan 0% selama 24 bulan,cicilan 36 kali, 48 kali hingga cicilan 60x tanpa DP.

Direktur Properti WIKA Gedung, Nur Al Fata, menuturkan, mahal dan padatnya wilayah di Jakarta membuat kota penyangga seperti Bekasi kian berkembang dan menjadi pilihan hunian masyarakat urban. Salah satu indikatornya adalah tingginya jumlah komuter yang memiliki rutinitas bolak-balik Jakarta-Bekasi.

Peluang inilah, sebutnya, yang lantas diimplementasikan WIKA Gedung dengan mengembangkan properti berbasis moda transportasi massal, bertajuk Tamansari Urbano Apartment di Bekasi. “Setiap harinya hampir 30ribu orang komuter yang menggunakan jasa Commuter Line Bekasi dan merupakan jumlah tertinggi ketiga setelah stasiun Bogor dan Tanah Abang. Dari jumlah tersebut, sekitar 80% nya adalah golongan produktif yang bekerja di berbagi sektor usaha,” ujar Nur Al Fata. Riz

 

mpi-update.com