Omset Perusahaan Broker Tahun ini Masih Bisa Naik 5-30%  

Big Banner

Perusahaan-perusahaan agen properti (broker) tahun ini  memasang target naik 5-30% di tengah kondisi pasar properti yang belum pulih. Kendatipun demikian bisnis broker masih dapat tumbuh moderat.

Kelesuan pasar properti berdampak langsung terhadap bisnis broker.Tahun 2015 lalu, omset transaksi perusahaan agen properti rata-rata menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu terutama karena pasar primer properti yang lesu.

“Omset transaksi Century21 Indonesia turun 5-10% dibanding tahun sebelumnya.Hal ini disebabkan menurunnya penjualan hunian kelas atas, utamanya yang merupakanproduk primer,” ujar Daniel Handojo,Associate Executive Director Century21Indonesia.  Hal yang sama diungkapkanDarmadi Darmawangsa, President DirectorERA Indonesia. “Turun 15%dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Darmadi.

Sementara Ray White Indonesia mengalami pertumbuhan. “Namun pertumbuhannya tidak sesignifi kan seperti tahun- tahun sebelumnya,” ujar Sari Dewi, ChiefOperating Officer Ray White Indonesia.

Hal yang sama juga dialami LJ HookerIndonesia. Pada tahun 2015 lalu, kata OkaM Kauripan, Managing Director LJ Hooker Indonesia, jumlah transaksi LJ Hooker Indonesia yang kini memiliki 57 kantor meningkat,dari 2.400 unit pada 2014 menjadi 2700 unit pada tahun 2015.“Transaksi sewa di tahun 2015 lalumeningkat tajam yakni sebanyak 44% daritotal unit transaksi. Namun secara nilai transaksi, tahun 2015 menurun karena nilai transaksi sewa properti lebih kecil,” ungkap Oka.

Kenaikan jumlah transaksi sewa,tambah Oka, memperlihatkan masyarakat banyak yang melakukan aksi wait and see untuk membeli properti dan memilih menyewa sambil menunggu kondisi kedepan.

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me