Inilah Beberapa Strategi Perusahaan Broker Tahun 2016

Big Banner

Target omset sejumlah perusahaan broker tahun 2016 relatif moderat.  Antara 5-30%. Guna menggenjot target berbagai strategi pun dilakukan .  “Strategi Ray White tahun ini di dalam mencapai target adalah dengan meningkatkan quality dan skill development dari orang-orang Ray White, mengembangkan sistem-sistem yang ada di Ray White dengan menggunakan tekonologi dari Australia yang sudah kita aplikasikan selama beberapa tahun, serta penambahan network hingga 200 kantor di anniversary Ray White yang ke-20,” papar Sari Sari Dewi, Chief Operating Officer Ray White Indonesia.

Sementara Century21 Indonesia, kata Daniel Handojo, Associate Executive Director Century21 Indonesia tahun ini akan menjalankan strategi antara lain menambah jumlah kantor untuk memperkuat penetrasi utamanya di daerah yang sedang berkembang.

Selain itu peningkatan kualitas marketing maupun member broker yang ada melalui pelatihan yang berkesinambungan juga sangat diperlukan. Selain itu akan menambah 22 kantor di tahun 2016. Saat ini Century21 memiliki 100 kantor.

Lain lagi Strategi ERA Indonesia, ujar Darmadi Darmawangsa, President Director ERA Indonesia adalah bermain agresif. “Di kala yang lain menunduk, ERA berdiri, apabila yang lain berhenti promosi, ERA gencar berpromosi.   Di saat yang lemah, justru ERA harus menunjukkan diri sehingga ERA semakin dikenal dan dilihat masyarakat dan mampu memimpin di masa yang sulit sekalipun dan dipercaya taktik ini dapat menjadi pemicu untuk 147 kantor ERA di Indonesia,” kata Darmadi yang juga mengatakan tahun 2016 ERA Indonesia menargetkan akan menambah 30 kantor lagi.

Sementara RE/MAX Indonesia, selain akan menambah 15 kantor baru sehingga di akhir tahun bisa memiliki 30 kantor, juga akan lebih mempersiapkan diri untuk menghadapi MEA.  Menghadapi MEA, dengan kemungkinan terjadinya foreign direct investment bidang properti, disikapi RE/MAX dengan menyiapkan kantorkantor broker properti yang siap dengan peta kompetisi baru.

“Persiapan tersebut, disamping pembukaan kantor-kantor yang kuat (management, system, training, support dan genius IT), juga pola kerja yang tidak lagi hanya mengandalkan bisnis lokal, melainkan juga dikembangkan ke dalam transaksi properti dunia,” kata Monica Nardi, Chief Executive Officer (CEO) RE/ MAX Indonesia. (YS)

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me