Infrastruktur Bertumbuh, Pasar Apartemen Depok Kian Bergairah

Big Banner

Pasar apartemen di Depok kini semakin menggeliat seiring dengan berkembangnya infrastruktur di kawasan tersebut. Tak heran, jika sebelumnya pasar apartemen lebih banyak ditujukan kepada mahasiswa, dalam kondisi aktual juga mulai membidik kalangan enduser dan investor.

Lokasinya yang cukup dekat dengan Jakarta, aksesibilitas bagus, serta tersedianya angkutan kereta rel listrik (commuter line) yang terhubung dengan beberapa kawasan lainnya di Jabotabek, menjadi alasan tumbuhnya apartemen di kota pelajar itu. Dus, harganya yang relatif lebih murah dibanding Jakarta menjadi daya tarik tersendiri bagi pasar apartemen di Depok.

Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail menegaskan seluruh investor diberikan kemudahan dalam hal perizinan selama mereka memenuhi aturan main. Selain itu investor juga harus menaati Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Ruang Terbuka Hijau (RTH). “Investor juga harus turut ikut dalam pembangunan ekonomi di Depok dan dalam kemajuan sosial budaya ada kontribusi siapapun investornya,” kata Nur Mahmudi seraya mengatakan pertumbuhan di Depok di atas rata-rata nasional.

Nur Mahmudi juga berharap kesadaran dan kebutuhan masyarakat akan hunian vertikal tidak menimbulkan kesenjangan sosial. “Pertumbuhan ini kita harap membawa masyarakat mengalami kemajuan dan kesejahteraan. Jangan malah jadi membuat ketimpangan antara the have and the poor, sebab tren hunian vertikal sudah mulai menjadi kebutuhan tingkat perkotaan,” ujar Nur

Sementara Executive Director PT Cushman & Wakefield, Lini Djafar mengungkapkan, berdasarkan riset yang dilakukan pihaknya, potensi pasar properti di Kota Depok masih cukup besar karena ke depan infrastrukturnya semakin lengkap dengan adanya tol Depok-Antasari (Desari) dan dekat dengan jalur light rail transit (LRT). YS

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me