Grup Summarecon Agung, 1 dari 10 Raja Apartemen Versi MPI

Big Banner

Grup PT Summarecon Agung, Tbk (SMRA) adalah pemain lama di kancah bisnis properti di Indonesia. Perusahaan pengembang yang didirikan pada tahun 1975 oleh pengusaha senior Soetjipto Nagaria ini dikenal karena keberhasilannya dalam menyulapKawasan Kelapa Gading yang dulunya berupa rawa-rawa ‘tempat jin buang anak’, menjadi salah satu kawasan paling prestisius di Jakarta Utara.

Dalam debut membangun kotabaru maupun superblok,Summarecon adalah salah satu pemain penting.Majalah Properti Indonesia (MPI) edisi Februari 2016 bahkan menempatkan SMRA sebagai salah satu dari 10 raja apartemen di Indonesia. Dalam lima tahun terakhir, misalnya, Summarecon telah mengembangkan sebanyak 5 proyek apartemen dengan total luas bangunan 452,464 m2 yang merangkum 8,417 unit apartemen. Angka ini membuatnya berada di posisi enam sebagai pengembang apartemen terbesar.

Salah satu portofolio apartemen Summarecon adalah The SpringLake View, yaitu sebuah kawasan terpadu seluas 8 hektar yang memadukan konsep kenyamanan hunian modern dengan fungsi komersial dalam nuansa danau. Terdiri atas 4 bangunan tower dengan ketinggian 26 lantai dan luas bangunan 108,000 m2, The Spring Lake View dibangun dengan mengusungkonsep modern kontemporer ini merangkum sebanyak 2,830 unit apartemen.

The SpringLake ditawarkan atas tiga varian unit yang memiliki pemandangan terbaik, antara lain, city view, lake view, pool view serta court yard view. Mulai dari type 1, 2 dan 3 Bedroom, dengan luas bangunan mulai dari 20.55 m2 sampai dengan 49.16 m2. Adapun, harga yang ditawarkan mulai dari Rp300 juta sampai dengan Rp800 juta.

Sepanjang semester I – 2015, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) meraih laba bersih senilai Rp529,2 miliar dan pendapatan yang tercatat sebesar Rp2,5 triliun atau meningkat 25 persen dari semester I tahun lalu sebesar Rp2 triliun. Pendapatan perseroan terbesar berasal dari pengembangan properti, yaitu mencapai Rp1,8 triliun, sementara di sektor properti investasi menyumbang sebesar Rp596,6 miliar.

 

 

mpi-update.com