Kem-ATR Berlakukan Harga Terbaru Ganti Rugi Bangunan

Big Banner

Jakarta, mpi-update.  Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI memberlakukan sistem harga terbaru guna mengganti bangunan rumah milik warga yang terkena dampak pembangunan proyek infrastruktur pemerintah.

Penerapan sistem harga terbaru itu dengan cara menghapuskan penyusutan nilai bangunan. Menteri ATR/Kepala BPN RI Ferry Mursyidan Baldan mengatakan kemarin, Rabu (10/2). Harga baru tersebut setelah  memperhitungkan kemampuan masyarakat membangun kembali .  “Kita harus pikirkan kemampuan masyarakat membangun rumah dengan cara menghilangkan nilai penyusutan nilai bangunan,” kata Ferry.

Ferry menjelaskan pemerintah akan mengganti harga bangunan yang berlaku saat ini sehingga warga akan mendapatkan nilai yang sebanding untuk membangun atau memiliki rumah kembali. Pemerintah memastikan pengakuan atas hak tanah bagi masyarakat termasuk kepastian waktu, pembayaran dan menempatkan warga mendapatkan tempat tinggal yang layak.

Pihaknya harus memberikan kepastian bagi masyarakat yang terkena pembebasan lahan dan bangunan rumah untuk proyek infrastruktur. Selama ini ia menilai bangunan rumah milik warga yang terkena pembebasan proyek infrastruktur nasional mengalami penyusutan nilai.

Demikian pula pembayaran maksimal ganti rugi bagi masyarakat selama tiga bulan setelah terjadi musyawarah kesepakatan harga. “Ketika pembayaran lewat dari jangka waktu tiga bulan maka harus dilakukan penghitungan ganti rugi kembali,” tutur Ferry. (Ant.)

 

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me