Survei BI, Penjualan Rumah Kategori Besar Masih Melambat

Big Banner

Jakarta, mpi-update. Bank Indonesia mengeluarkan hasil survei  rutin 3 bulanan (triwulanan) menunjukkan bahwa  pertumbuhan Indeks harga properti residensial pada triwulan IV-2015 melambat baik secara triwulanan maupun tahunan,masing-masing sebesar 0,73% (qtq) dan 4,62% (yoy). Perlambatan ini masih berlanjut pada triwulan I-2016.

Berdasarkan tipe rumah, kenaikan harga yang melambat terutama terjadi pada rumah tipe besar (0,38%, qtq). Sementara itu berdasarkan wilayah, Pontianak tercatat mengalami kenaikan harga rumah terendah(0,21%, qtq).

Perlambatan kinerja properti juga tercermin dari melambatnya pertumbuhan penjualan properti residensial, yaitu sebesar 6,02% (qtq) lebih rendah dibandingkan 7,66% (qtq) pada triwulan III-2015 dan 40,07% (qtq) pada periode yang sama tahun lalu. Perlambatan penjualan properti  terutama terjadi pada rumah tipe besar.

Perlambatan penjualan properti juga tercermin dari melambatnya penyaluran KPR dan KPA pada triwulan IV-2015 sebesar 1,17% (qtq). Meskipun demikian, penggunaan KPR masih menjadi sumber pembiayaan dominan bagi konsumen dalam pembelian properti residensial, dengan suku bunga rata-rata antara 9%-12%. Dana internal (61,52%) masih menjadi sumber utama pembiayaan pembangunan properti residensial.

 

mpi-update.com