Ditunjang Aksesibilitas Kawasan Dadap Makin Berkembang

Big Banner

Pekembangan sebuah kawasan salah satunya ditentukan oleh aksesibilitas. Semakin baik aksesibilitasnya, maka sebuah kawasan akan semakin cepat berkembang sehingga memiliki prospek yang baik untuk investasi. Seperti yang terjadi pada kawasan Dadap, Kabupaten Tangerang, Banten. Belum lama ini telah dibuka akses jalan pintas Perimeter Utara sehingga menembus Jalan Raya Prancis, Dadap.

Akses ini semakin mempermudah akses dari area Bandara menuju Tangerang. Pengembangan Jalan Prancis menjadi salah satu jalan arteri dengan empat jalur kendaraan yang menghubungkan Pantai Indah Kapuk (PIK) I – Bandara Soekarno-Hatta – Tangerang juga menjadikan Dadap menjadi lokasi yang strategis.

Kondisi ini disambut baik pengembang di kawasan Dadap. Salah satunya yakni Provident Development yang mengembangkan Grand Dadap City yang merupakan sebuah kawasan terpadu seluas 3,2 hektar yang hanya berjarak 6 km dari bandara Soeta dan 7 km dari megaproyek PIK 2.

“Kemudahan akses ini, dirasakan langsung oleh Grand Dadap Mall yang terletak di Jalan Raya Prancis. Dengan kemacetan yang semakin terurai di area Dadap, pengunjung mal dari hari ke hari semakin meningkat diikuti masuknya tenant-tenant baru yang menyediakan hiburan dan kuliner,” ujar Felix Wirawan, General Manager Grand Dadap City.

Menurut Felix, banyaknya pengembang besar yang menanamkan inventasi di wilayah Dadap, merupakan bukti lain semakin berkembangnya kawasan ini. Mulai dari pengembang besar seperti Agung Podomoro, Sedayu Group, Salim Group, sampai pengembang yang sedang berkembang seperti Provident Development mulai menggarap proyeknya di kawasan ini.

“Kami yakin, Dadap akan menjadi area potensial dengan nilai investasi yang tinggi. Oleh karena itu kami berani berinvestasi mengembangkan superblok Grand Dadap City,” kata Felix. Ditambahkan Felix, “Potensi pengembangan bandara Soetta yang akan semakin diperluas dan dipercanggih dukungan dengan berbagai moda transportasi yang sedang dipersiapkan pemerintah antara lain LRT dan KRL bandara untuk memberikan kemudahan akses dan pengembangan kawasan sehingga menjadi daya tarik tersendiri dalam perkembangan properti di sekitar bandara khususnya Dadap.”

Lebih lanjut Felix mengatakan, kerjasama pemerintah dengan swasta untuk membangun Kota Baru Pantura yang mencakup di sepanjang pesisir utara Tangerang dari pantai Dadap, Kosambi, hingga Kronjo juga akan mendorong perkembangan kawasan Dadap. Konsep pembangunan kota berbentuk pulau-pulau seluas 9.000 hektar ini akan meniru konsep kota reklamasi di China, Hongkong, dan Singapura. YS

mpi-update.com