Progress Group Luncurkan Cluster Sierra

Big Banner

Jakarta, mpi-update. Setelah di 2015 lalu meluncurkan dua cluster hunian Southscape dan Lightscape, yang terjual dalam waktu singkat,  Progress Group kembali merilis cluster Sierra di Paradise Serpong City. Berlokasi di kawasan Adventure, Sierra merupakan cluster ketiga setelah cluster Serengety dan Grand Canyon. Dengan total lahan dua hektar, cluster Sierra memiliki 133 unit rumah yang terdiri dari dua tipe, yaitu Tipe Valera dan Clarines. Tipe Valera (LB/LT: 32/50) merupakan rumah satu lantai dengan 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi. Sementara tipe Clarines (55/50) merupakan rumah dua lantai dengan 2 kamar tidur plus 1 kamar pembantu dan 2 kamar mandi.

Derice Sumantri, Komisaris Progress Group mengungkapkan, rumah dijual mulai Rp488 juta. Cluster Sierra dirancang untuk keluarga muda yang ingin memiliki hunian di Serpong dengan harga yang masih terjangkau. Pasalnya, saat ini lahan semakin terbatas di Serpong, sehingga konsep hunian banyak berubah dari rumah tapak menjadi apartemen.“Cluster Sierra adalah salah satu kesempatan terakhir untuk memiliki rumah di Paradise Serpong City dengan harga dibawah Rp1 miliar, karena dua sampai tiga tahun ke depan tidak akan ada lagi rumah di Paradise Serpong City dengan harga dibawah Rp1 miliar, yang akan tersedia adalah apartemen,” urai Derice

Budiyono Gunawan, Direktur Keuangan Progress Group menambahkan, konsep cluster Sierra yang simpel dan fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar hunian modern mendapat sambutan dari first time home buyer. “Data penjualan dari cluster terdahulu menunjukkan bahwa 90% pembeli adalah konsumen pertama yang belum pernah membeli rumah. Hal ini juga terlihat pada pemilihan cara pembayaran yang dominan menggunakan fasilitas KPR, bukan tunai bertahap,” kata Budiyono.

Budiyono optimistis penyerapan cluster Sierra akan baik. Hal ini, ujarnya, disebabkan dua hal.“Pertama, karena target kami adalah first time home buyers atau pembeli rumah pertama. Segmen ini mempunyai tingkat permintaan yang tinggi, berbeda dengan segmen investasi properti seperti produk apartemen atau kondotel yang di iklim makro ekonomi saat ini, mengalami penurunan penjualanan,” jelas Budiyono.

Kedua, papar Budiyono, pihaknya memprediksi tren bunga KPR akan terus menurun. BI rate sudah diturunkan menjadi 7% dan diprediksi akan terus menurun.“Ini berarti bunga bank KPR juga akan menurun di 2016 ini. Artinya, pembelian rumah bagi customer kami akan lebih terjangkau. Dengan suku bunga KPR yang lebih rendah, cicilan bulanan KPR akan lebih rendah. Ini berarti beban bulanan konsumen kami akan lebih ringan,” katanya. Memiliki total lahan seluas 150 hektar, Paradise Serpong City dikembangkan sebagai The Icon of South Serpong atau Pusat Jantung Serpong Selatan. YS

 

mpi-update.com