Koridor Cibubur-Cileungsi Semakin Bertumbuh

Big Banner

Jakarta, mpi-update. Terbatasnya pasokan ruang pusat perbelanjaan modern di koridor Transyogi Cibubur – Cileungsi, telah mendongkrak tingkat hunian. Pengembang pun terus berekspansi memperluas  Majalah Properti Indonesia edisi Maret 2016 menurunkan laporan tentang pertumbuhan koridor Cicucub – Cilengsi. Dikatakan tidak salah jika sejumlah pengembang ada yang menyamakan koridor jalan Transyogi-Cibubur yang merupakan jalur utama menuju Cileungsi.

Jalan yang panjangnya jika diukur mulai pintu tol Cibubur (Mal Cibubur Junction) sampai Perempatan Cileungsi mencapai sekitar 10 kilometer itu, melintasi empat kabupaten/ kota, yakni Jakarta Timur, Depok, Bekasi dan Bogor. Nama jalan ini diambil dari nama Gubernur Jawa Barat periode 1985-1993, R Moh Yogie Suardi Memet.

Menurut data, di sepanjang koridor Jalan Transyogi Cibubur dan sekitarnya, saat ini terdapat 50 perumahan dengan luas lahan di atas lima hektar dan sepuluh di antaranya di atas 100 hektar. Perumahan- perumahan yang sudah berpenghuni tersebut membentuk besaran populasi yang representatif untuk dibangunnya ruang- ruang komersial. Termasuk pusat belanja, supermarket, ruko, dan hotel.

Setidaknya, sampai dengan Maret 2016 ini, di koridor Transyogi telah berdiri lima buah mal yaitu Cibubur Square, Cibubur Juntion, Plaza Cibubur, Mal Ciputra Cibubur, dan yang sedang dalam penyelesaian Mal Cileungsi Metropolitan.

Kalau pembangunan ruko yang berdiri sendirisendiri dalam kompleks yang luas sudah bagaikan “jamur di musim hujan”. Hadirnya pusat perbelanjaan ini lengkap menyediakan berbagai kebutuhan seharihari dan penunjang gaya hidup bermerek, aneka macam kuliner yang populer, berpendingin ruangan, dan memiliki arena bermain dan fasilitas olahraga, kesehatan, bioskop XXI, serta lahan parkir yang luas. (HS)

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me