Harga Rumah di Israel Diperkirakan Terus Tumbuh Melambat – Property

Big Banner

NEW JERSEY – Terbatasnya permintaan terhadap rumah, membuat harga rumah di negara yang beribukotakan Yerusalem, Israel, terus mengalami kenaikan. Namun, tingkat kenaikan tersebut tergolong melambat sepanjang 2015. Bahkan, perlambatan yang terjadi diperkirakan akan terus berlanjut hingga 2016.

Dilansir dari laman CNBC, Jumat (1/1/2016), menurut Standard & Poor’s (S&P), pertumbuhan harga nominal rumah sekira 5-6 persen pada 2015, turun dari 7,8 persen pada 2014.

Lembaga pemeringkat tersebut menyatakan, pertumbuhan harga rumah akan melambat lebih lanjut hingga mencapai sekira 3,5 persen pada 2016 dan semakin melambat hingga mencapai 2,5 persen pada 2017. Hal ini diperkirakan terjadi lantaran tingkat hipotek meningkat.

“Kami berpikir bahwa Bank of Israel mungkin menaikkan suku bunga kebijakan utamanya menjelang akhir 2016. Namun, kami berpikir bahwa kekurangan pasokan kemungkinan akan mengimbangi sampai batas tertentu efek suku bunga KPR naik dari harga rumah,” kata S&P dalam sebuah laporan pekan lalu.

Berdasarkan hal tersebut, diramalkan bahwa akan ada sekira 50.000 rumah dibangun setiap tahun pada 2015 dan 2016. Namun, cara ini dianggap tidak akan cukup untuk melawan defisit perumahan (backlog) yang terjadi.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me