Harga Rumah Murah di Tangan Menkeu dan KemenPUPR – Property

Big Banner

JAKARTA – Guna menyukseskan Program Sejuta Rumah, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan terus berupaya menjaga daya beli masyarakat untuk mengakses perumahan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan cara mengontrol harga rumah.

“Harga rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tidak diserahkan ke dalam mekanisme pasar, akan tetapi dikontrol oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Menteri Keuangan,” papar Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Maurin Sitorus.

Selain mengontrol harga rumah atau memberikan batasan harga rumah bersubsidi per wilayah, KemenPUPR juga memberikan kemudahan dengan memberikan pembebasan PPN (pajak pertambahan nilai) untuk rumah bersubsidi, baik rumah susun maupun rumah tapak sebesar 10 persen dan suku bunga sebesar 5 persen dengan waktu tenor (masa pinjaman) selama 20 tahun.

Upaya–upaya tersebut ditempuh pemerintah selain untuk menjaga daya beli masyarakat, juga dalam rangka menyukseskan Program Sejuta Rumah. Upaya lain yang juga dilakukan pemerintah adalah dengan meningkatkan sinergi atau kerjasama dengan para pengembang dan perbankan.

“Untuk mewujudkan Program Sejuta Rumah, tentunya diperlukan kerjasama yang erat dengan para pengembang dan perbankan. Karena program pemerintah tidak dapat berjalan dengan baik apabila kurang bersinergi dengan para stakeholder, khususnya di bidang perumahan,” jelas Maurin.

Di samping itu, tuturnya, ada juga pemberian kemudahan berupa suku bunga kredit konstruksi dari pihak perbankan untuk para pengembang rumah subsidi.

“Hal yang paling penting dalam menjaga daya beli masyarakat untuk sektor perumahan adalah pemerintah selalu mendorong dan mengimbau pengembang untuk menekan profitnya dalam pembangunan rumah bersubsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR),” tutup Maurin.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me