Bersejarah, Gedung Kura-Kura Akan Dijadikan Museum – Property

Big Banner

JAKARTA – Gedung Kura-kura DPR RI direncanakan akan berubah fungsi menjadi museum dan perpustakaan. Rencana tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah.

Menurut Fahri, gedung kura-kura merupakan salah satu bangunan yang perlu dilestarikan. Pasalnya, gedung ini memiliki nilai sejarah yang penting bagi Indonesia sejak dibangun pada masa kepemimpinan Soekarno pada 19 April 1965.

“Ini gedung peninggalan sejarah. Bayangkan saja, Soekarno dulu membangun gedung ini untuk menyaingi PBB. Oleh karena itu, gedung ini nantinya akan kita jadikan museum dan perpustakaan,” ujar Fahri dalam sela-sela acara diskusi proyek kereta cepat di Gedung Nusantara III DPR RI, Jakarta, Selasa (2/2/2016).

Namun, Fahri belum dapat memastikan waktu pengalihgunaan gedung kura-kura tersebut. Sebab, saat ini DPR RI masih menunggu realisasi pembangunan gedung baru untuk menggantikan fungsi gedung kura-kura saat ini.

Sebagai informasi, gedung kura-kura ini dibangun setelah Presiden Soekarno menggelar sayembara gambar yang dimenangkan Soejoedi Wirjoatmodjo, salah seorang arsitek lulusan Technische Universitat Berlin. Soejoedi kala itu juga menjabat sebagai pimpinan Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik.

Gedung kura-kura ini pun akhirnya resmi dibangun setelah pemancangan tiang pertama dilakukan pada tanggal 19 April 1965 yang direncanakan akan digunakan untuk penyelenggaraan Conference New Emerging Force (Conefo) agar dapat menandingi PBB.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me