Ini Besaran Iuran Tapera yang Diusulkan Pemerintah – Property

Big Banner

JAKARTA – Meski sudah memasuki tahap akhir, namun hingga saat ini besaran iuran Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) belum diputuskan oleh pemerintah.

Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan, Maurin Sitorus mengatakan, besaran iuran akan ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah (PP) setelah RUU Tapera disahkan DPR.

“Pemerintah, makanya usulan dari para pengusaha termasuk Apindo dapat diakomodir melalui PP ini nantinya,” kata Maurin, di Jakarta, Selasa (2/2/2016).

Dia menambahkan, namun demikian pemerintah memperkirakan besarannya tidak melebihi 3 persen, yang meliputi 2,5 persen dibebankan kepada pekerja, serta 0,5 persen kepada pemberi kerja alias perusahaan.

“Keberatan Apindo untuk soal besaran nanti bisa diakomodir melalui PP selama tidak melebihi platform,” terang Maurin.

Dia menambahkan, untuk pekerja informal, besaran iuran masih belum juga ditetapkan. Namun, dikatakannya jumlahnya tidak akan jauh berbeda dengan pekerja formal.

“Sementara belum nanti di PP juga, tapi kemungkinannya akan disetarakan oleh formal karena kita lihat potensinya lebih besar di sektor informal meski tidak menentu,” tutur Maurin.

Tapera nantinya tidak hanya menjangkau pekerja formal, melainkan juga informal. Bagi pekerja formal yang tergolong masyarakat berpenghasilan rendah, mereka dapat memanfaatkan dana tersebut untuk beli rumah, merenovasi, atau membangun rumah.

Sedangkan, Maurin menjelaskan, bagi anggota yang tergolong non-masyarakat berpenghasilan rendah, tidak dapat memanfaatkan dana tersebut, namun dapat mengambilnya di akhir masa keanggotaan sebagai dana hari tua.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me