Penolakan RUU Tapera Disebut sebagai Dinamika – Property

Big Banner

JAKARTARUU Tapera yang saat ini masih dalam pembahasan di DPR menuai pro dan kontra. Salah satunya adalah dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) yang menolak Tapera karena dianggap tumpang tindih dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) RUU Tapera, Mukhamad Misbakhun mengatakan, penolakan yang disuarakan oleh para pengusaha merupakan dinamika tersendiri.

“Apindo kami undang, pada saat RDPU. Disitu terdapat masukan yang kita tampung, jadi apa yang berkembang seperti penolakan yang sekarang itu adalah dinamika, besok saya ketemu dengan Ketua Apindo untuk jelaskan posisi RUU Tapera,” kata dia usai Seminar RUU Tapera, Antara Peluang Sektor Perumahan Memperoleh Dana Murah vs Peran Manajer Investasi, di Jakarta, Selasa (2/2/2016).

Dia mengimbuhkan, RUU Tapera ini dianggapnya sebagai solusi atas permasalahan penyediaan perumahan bagi masyarakat.

“Saya ingin sampaikan adalah masalah penyediaan perumahan murah bagi masyarakat yang harus dicarikan solusi, karena itu adalah tugas utama negara,” ujarnya.

Terkait dengan nominal iuran, Misbakhun menjelaskan, hal tersebut akan didiskusikannya lebih lanjut dengan para pemangku kepentingan sebelum Peraturan Pemerintah (PP) mengenai Tapera diputuskan.

“Kami menyadari ada keberatan dari Apindo, keberatan itu misalnya keberatan membayar iurannya, itu kan bisa disiasati nanti dan bisa didiskusikan mengenai berapa besarannya, dan mekanismenya seperti apa, bisa didiskusikan sebelum PP jadi,” paparnya.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me