Gaya Baru Furnitur Rustik – Property

Big Banner

JAKARTA – Meskipun terlihat “kasar”, furnitur dengan finishing tersebut semakin banyak digunakan. Gaya baru pun muncul, yakni furnitur dengan gaya rustik berwarna dan whitewash. Seperti apa tampilan furnitur yang lebih identik dengan gaya natural itu?

Tidak hanya penghuni rumah, pemilik restoran pun kini seakan menggandrungi furnitur dengan finishingrustik sebagai pengisi interior.

Kesan natural yang diciptakan memang mampu membawa suasana alam ke dalam rumah. Gurat-gurat alami kayu yang ditimbulkan pun membuat hunian tampak lebih hangat. Disebut sebagai rustik, jenis furnitur ini paling tepat digunakan bila Anda ingin menghadirkan nuansa pedesaan ke dalam rumah. Rustik atau karakter asli sering juga disebut desain unfinished.

Menurut Nurrizka, arsitek dari VA’astu Studio, rustik merupakan istilah untuk furnitur yang di-finishing setengah matang. “Material yang digunakan sering tidak difinishing agar mengeluarkan kesan natural sehingga bisa menciptakan suasana alami di dalam rumah,” ujarnya. Gaya rustik identik dengan furnitur kayu berwarna netral yang menonjolkan guratan serta garis-garis kayu nan alami. Furnitur ini juga memiliki finishing khas yang bisa memunculkan kesan kusam.

Tak jarang, rustik disebut sebagai konsep interior yang “kampungan” karena furnitur yang digunakan biasanya bersifat kasar dan tua, seperti furnitur yang dipakai di pedesaan. Konsep ini seakan membawa kita kembali ke zaman dahulu, di mana sebagian besar interior menggunakan bahan dasar alami. Kendati demikian, saat ini justru banyak pemilik rumah mulai menggunakan furnitur lusuh ini di kediaman mereka. Beberapa restoran pun memakai furnitur dengan finishing rustik sebagai elemen interiornya.

Selain dapat memindahkan suasana alam ke dalam rumah, menurut Nurrizka, furnitur tersebut digunakan karena tidak mudah kotor sehingga perawatannya mudah. Elemen kunci dalam penggunaan desain rustik adalah kayu furnitur dari bongkahan kayu yang tidak diampelas halus. Pada era desain go green seperti sekarang, rustik sangat tepat diaplikasikan dalam penataan interior. Sebab, Anda dapat menggunakan kayu bekas yang teksturnya dibiarkan terlihat jelas.

Misalnya, Anda bisa membeli kayu bekas kapal di salah satu pasar yang terletak di Bali, Pasar Singapadu. Furnitur rustik juga identik dengan dominasi palet cokelat, seperti cokelat kayu atau warna batu bata. Namun, belakangan ini, furnitur rustik mulai bergeser ke arah yang lebih berwarna. Tidak hanya itu, furnitur rustik juga terlihat abadi dari masa ke masa. Di samping rustik, finishing whitewash kini juga banyak diterapkan pada furnitur. Disebut whitewash karena gaya finishing ini menonjolkan putih sebagai warna dasar pada furnitur.

Kesan bersih akan keluar pada furnitur bila finishing putih ini diaplikasikan pada kayu. Jenis kayu yang paling banyak dipakai dengan finishing jenis ini adalah kayu jati. “Finishing jenis ini biasanya tidak menonjolkan sepenuhnya karakter dari kayu tersebut. Beberapa bagian dari kayu akan tertutupi oleh warna putih yang masuk ke dalam celah atau pori-pori kayu tersebut,” pungkas Nurrizka.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me