CEO Johnson & Johnson Beli Kondominium Rp123 Miliar di Manhattan – Property

Big Banner

NEW YORK – Chief Executive Officer (CEO) Johnson & Johnson, Alex Gorsky dan istrinya, Patricia, mengakuisisi sebuah kondominium di Manhattan seharga USD9 juta atau setara Rp123 miliar (mengacu kurs Rp13.620 per USD). Kondominium ini tepatnya terletak di One Riverside Park.

Menurut catatan properti, seperti dilansir dari laman Realty Today, Jumat (5/2/2016), jumlah yang dibayarkan adalah lebih tinggi dari harga pengajuan awal sebesar USD8,860 juta. Raksasa farmasi ini telah sepakat untuk membayar USD2,2 miliar pada 2013 sebagai akibat dari denda pidana dan perdata untuk secara tidak pantas mempromosikan obat anti-psikotik, Risperdal, hingga orang tua dengan demensia di panti jompo, dan bahkan anak-anak dengan cacat perkembangan.

Ketika itu, Johnson & Johnson mempromosikan obat mengesampingkan risiko kesehatan, dan mereka juga memberi suap kepada perusahaan yang memiliki hubungan dengan panti jompo.

Lulusan Wharton School of University of Pennsylvania dan West Point, Gorsky adalah Wakil Presiden untuk penjualan dan pemasaran dan kemudian menjadi Presiden Johnson & Johnson pada saat skandal itu terjadi.

Rumah seluas 3.190 kaki persegi milik Gorsky, memiliki empat kamar tidur dan empat setengah kamar mandi. Dia juga memiliki dapur koki, ruang makan formal, dan kamar mandi utama dengan bak perendaman Zuma yang seluruh lantainya dilapisi papan kayu ek.

Bangunan kondominium juga memiliki pusat kebugaran 40.000 kaki persegi dan spa dengan kolam renang, arena basket dan squash, batu panjat tebing, dua jalur bowling, sebuah taman bermain anak dalam ruangan, simulator golf, dan ruang screening.

Alex Gorsky memulai karirnya dengan Johnson & Johnson sebagai perwakilan penjualan dengan Janssen Pharmaceutica pada 1988.

Pada 2003, dia diangkat sebagai Ketua Grup Perusahaan Johnson & Johnson, sebuah bisnis farmasi di Eropa, Timur Tengah dan Afrika.

Pada 2004, Gorsky meninggalkan Johnson & Johnson untuk bergabung dengan Novartis Pharmaceuticals Corporation, di mana dia bertindak sebagai kepala bisnis farmasi di Amerika Utara.

Pada 2008, dia kembali ke Johnson & Johnson sebagai Ketua Group Perusahaan untuk Ethicon Inc. Dia diangkat menjadi Ketua Seluruh Dunia untuk segmen Alat Kesehatan pada September 2009.

Pada Januari 2011, dia menjadi Wakil Ketua Komite Eksekutif Johnson & Johnson. Pada 26 April 2012, dia diangkat menjadi CEO, dan kemudian Ketua Dewan pada 28 Desember 2013.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me