Broker Nantikan Penurunan Suku Bunga KPR – Property

Big Banner

JAKARTA – Salah satu perusahaan agen properti asal Amerika Serikat (AS), Re/Max Indonesia melihat kebijakan Bank Indonesia (BI) dalam menurunkan tingkat suku bunga acuannya (BI Rate) sebesar 0,25 basis poin (bps) menjadi 7,25 persen, ternyata belum diikuti oleh sektor perbankan di Tanah Air. Terutama suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

“BI rate sudah turun, tapi program bank yang KPR itu belum (turun), katanya sih bulan depan. Kita juga belum tahu,” ujar Chief Executive Officer (CEO) Re/Max Indonesia Monica Nardi kepada Okezone saat ditemui belum lama ini di Jakarta.

Menurut dia, apabila perbankan akhirnya pun menurunkan tingkat suku bunga KPR, diharapkan akan memberikan dampak terhadap semakin menggeliatnya industri properti di Indonesia.

“Kita harap ada kenaikan, saya enggak tahu. ‘kan ada banyak faktor ya, tetapi saya harap ada sedikit kenaikan terhadap industri properti,” lanjut dia.

Hingga kini, pihaknya pun selaku broker properti masih berharap-harap cemas dan sangat berharap adanya penurunan tingkat suku bunga KPR di sektor perbankan.

“Kita sih masih nunggu karena bunga KPR masih belum turun,” pungkasnya.

(dhe)

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me